5 Cara Efektif Mendisiplinkan Anak Tanpa Kekerasan: Tips Parenting Positif
- Pexels: Pavel Danilyuk
Nggak mau beresin mainan? Konsekuensinya, mainannya disimpen dulu sementara waktu.
Corat-coret tembok? Konsekuensinya, dia ikut bantuin membersihkan (sesuai kemampuannya).
Ngelebihi batas waktu main gadget? Konsekuensinya, besok waktu mainnya dikurangi.
5. Jangan Pelit Pujian Buat Perilaku Baiknya!
Seringkali kita lebih fokus sama kesalahan anak daripada perilaku baiknya. Padahal, pujian yang tulus itu ampuh banget buat memotivasi anak.
Tips: Pas anak nunjukin perilaku baik (misalnya, mau berbagi, sabar menunggu, membereskan kamar tanpa disuruh), langsung kasih pujian yang spesifik. Contoh: "Wah, hebat kamu mau berbagi mainan sama adik!" atau "Terima kasih ya, Nak, sudah bantu Bunda beresin meja."
Mendisiplinkan anak tanpa kekerasan itu emang butuh kesabaran ekstra, konsistensi, dan kreativitas. Nggak ada hasil yang instan. Tapi, percayalah, pendekatan positif ini jauh lebih baik buat perkembangan karakter anak dalam jangka panjang dan bikin hubungan kalian lebih hangat. Kalau kamu merasa kesulitan atau butuh support lebih, jangan ragu buat konsultasi ke psikolog anak atau ikut kelas parenting, ya. Selamat mencoba, para orang tua hebat!