Mesin Cuci di Rumah Berbau Tak Sedap? Mungkin Ini Alasannya
- https://unsplash.com/photos/white-front-load-washing-machine-5cpBWEl6y6c
Gaya Hidup, VIVA Banyuwangi – Mesin cuci yang mengeluarkan bau merupakan masalah yang sangat umum terutama pada model bukaan depan. Tak hanya mengganggu pemakainya, bau tidak sedap yang pada mesin cuci juga bisa berpengaruh pada kualitas cucian.
Agar bisa ditangani dengan tepat, berikut beberapa alasan yang mungkin menjadi penyebab munculnya bau pada mesin cuci.
Filter Kotor
Kebanyakan orang tidak membersihkan filter mesin cuci mereka sesering yang seharusnya dilakukan.
Padahal filter tersebut mengumpulkan banyak kotoran mulai dari bulu halus hingga benda asing seperti koin dan jepit rambut.
Beberapa jenis kotoran tidak terlihat, tetapi akan menumpuk seiring waktu dan berubah menjadi lumpur yang menjijikkan.
Tidak hanya menyebabkan bau tak sedap, tetapi filter yang terlalu kotor juga dapat mempengaruhi efisiensi mesin cuci.
Saluran Air Tersumbat
Saat mencuci, kotoran dan serpihan dapat menumpuk pada bagian saluran air mesin cuci Anda di rumah.
Pada area tersebut, bakteri akan berkembang biak dan mengeluarkan bau seperti limbah, yang dikenal sebagai gas hidrogen sulfida.
Masalahnya, gas tersebut tidak akan bisa mengalir ke mana pun selain kembali ke mesin cuci Anda karena ada penyumbatan.
Selain bau yang menyengat, tanda-tanda saluran air yang tersumbat antara lain genangan air di tabung, drainase lambat, dan suara gemericik keras.
Mesin Cuci Kotor
Tugas mesin cuci adalah membersihkan pakaian, bukan dirinya sendiri. Jadi, baunya akan tidak sedap jika tidak dibersihkan secara berkala.
Minyak tubuh, serat pakaian, sisa sabun, dan endapan air sadah sering kali lebih suka bertahan di celah-celah bak cuci.
Kotoran ini akan menciptakan residu tipis yang tidak hanya mengeluarkan bau asam yang kuat, tetapi juga dapat menjadi alasan mengapa cucian Anda berbau tak sedap.
Ada yang Tersangkut di Segel Pintu
Beberapa jenis pakaian dapat tersangkut pada cincin karet di sekitar pintu mesin cuci bukaan depan.
Air juga cenderung menggenang di segel pintu, sehingga pakaian yang terperangkap di sana akan tetap basah kuyup.
Jika dibiarkan, baunya akan menjadi sangat menyengat karena kuman akan bertumbuh dengan cepat.