5 Cara Merawat Mesin Cuci Agar Tidak Cepat Rusak
- https://pixabay.com/id/photos/mesin-cuci-membersihkan-pakaian-5423359/
Gaya Hidup, VIVA Banyuwangi – Mesin cuci memudahkan pekerjaan rumah tangga, tetapi jika tidak dirawat dengan benar, alat ini bisa cepat rusak dan memerlukan biaya servis yang tidak sedikit. Padahal, perawatan sederhana bisa membuat mesin cuci awet hingga bertahun-tahun.
Menurut studi oleh Nishimura (2015) dalam Appliance Reliability and Maintenance, “penggunaan mesin cuci sesuai prosedur dan pembersihan berkala dapat memperpanjang umur perangkat hingga 30%”.
1. Jangan Memasukkan Pakaian Terlalu Banyak
Kapasitas mesin cuci ada batasnya. Memasukkan terlalu banyak pakaian membuat mesin bekerja ekstra keras, meningkatkan risiko kerusakan motor dan drum.
2. Bersihkan Filter dan Laci Deterjen
Sisa deterjen dan kotoran bisa menyumbat filter air. Bersihkan secara berkala untuk menjaga aliran air tetap lancar dan menghindari bau tak sedap.
3. Gunakan Deterjen Sesuai Takaran
Terlalu banyak deterjen bisa menyebabkan busa berlebih yang merusak sensor atau mengganggu kinerja mesin. Ikuti takaran yang dianjurkan pada kemasan.
4. Keringkan Mesin Setelah Digunakan
Setelah mencuci, buka pintu mesin dan lap bagian dalamnya agar tidak lembap. Kebiasaan ini mencegah jamur dan karat di dalam tabung.
5. Servis Rutin Minimal 6 Bulan Sekali
Lakukan servis ringan secara berkala, seperti pengecekan selang air dan sambungan listrik. Ini penting untuk mendeteksi kerusakan lebih awal.
Kesimpulan
Merawat mesin cuci tidak sulit, cukup dengan perhatian dan kebiasaan baik setiap hari. Hindari kebiasaan buruk agar mesin tetap awet dan efisien.