Tips Simpan dan Hangatkan Makanan Sisa Biar Tetap Enak

Ilustrasi memanaskan kembali makanan sisa
Sumber :
  • https://www.freepik.com/free-photo/crop-hands-woman-cooking-dish-kitchen_2337484.htm

Gaya Hidup, VIVA Banyuwangi – Demi menghindari mebuang-buang makanan, menyimpan dan memanaskan lagi makanan sisa memang menjadi cara yang efektif. Namun, terkadang makanan yang dipanaskan ulang memiliki rasa yang berbeda dengan saat pertama kali dimasak. Hal ini menyebabkan rasa nikmat dari makan menurun dan bikin mikir-mikir ulang kalau harus melakukan hal yang sama di esok hari. Agar makanan sisa tetap terasa enak, cara menyimpan dan menghangatkannya harus benar. Ikuti tips ini biar kamu tak perlu khawatir buang-buang makanan atau makan makanan yang tidak enak.

img_title Cara Membuat Fake Project untuk Portfolio, Cocok untuk Fresh Graduate

1. Perhatikan Waktu dari Makanan Selesai Dimasak

Tidak semua makanan sisa bisa disimpan lalu dihangatkan kembali. Makanan yang sudah terlalu lama dihidangkan bisa berubah rasanya dan tidak akan menjadi lebih enak ketika dipanaskan kembali. Jangan tunggu seharian sebelum menyimpan makanan sisa di kulkas. Lakukan segera setelah tidak ada lagi yang memakannya.

img_title Belum Punya Pengalaman? Ini Ide Fake Project untuk Portfolio

Makanan sisa yang disimpan di kulkas secara umum bisa bertahan selama 3 sampai 4 hari dalam wadah tertutup. Jika disimpan di freezer, beri label tanggal pembekuan dan gunakan kantong plastik khusus freezer atau wadah kaca/plastik yang kuat.

2. Cairkan Makanan di Kulkas

img_title Memulai Hobi Aquaponik, Cara Sederhana untuk Pemula di Rumah

Makanan sisa yang dibekukan di freezer sebaiknya dicairkan di kulkas, bukan di suhu ruang. Membiarkan makanan mencair pada suhu ruang bisa menyebabkan bakteri berkembang ke tingkat berbahaya. Meskipun pembekuan bisa menonaktifkan bakteri, beberapa bakteri bisa hidup dan kembali berkembang ketika makanan mencapai suhu ruang.

Cairkan makanan di kulkas dalam wadah tertutup atau gunakan microwave. Untuk makanan kecil, bisa dicairkan di bawah air mengalir dalam kantong tahan bocor. Masak makanan yang sudah dicairkan segera dan jangan dibekukan kembali.

3. Gunakan Wadah yang Tepat

Wadah makanan dari luar sering kali terbuat dari busa, plastik, atau kertas dan mungkin tidak aman untuk microwave. Simpan dan panaskan makanan dalam wadah yang aman untuk makanan. Plastik tertentu aman, tetapi wadah keramik dan kaca adalah pilihan terbaik.

Jangan pernah memanaskan atau menyimpan makanan dalam plastik yang tidak ditujukan untuk makanan. Wadah sekali pakai bisa melengkung atau meleleh di microwave, dan bisa menyebabkan zat berbahaya meresap ke dalam makanan. Hindari wadah plastik yang rusak, bernoda, atau berbau aneh.

Halaman Selanjutnya
img_title