Tips Menurunkan Tekanan Darah Tinggi Secara Efektif dan Cepat
- https://www.pexels.com/photo/close-up-of-man-measuring-blood-pressure-of-a-woman-using-a-blood-pressure-monitor-at-home-7446776/
Kesehatan, VIVA Banyuwangi – Tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah satu di antara masalah kesehatan yang sering dialami banyak orang, terutama saat usia mulai bertambah. Masalah ini tidak boleh dianggap remeh karena bisa menyebabkan berbagai penyakit serius, seperti serangan jantung, stroke, bahkan gagal ginjal.
Untungnya, tekanan darah tinggi bisa dikendalikan dengan berbagai cara yang sederhana dan alami. Dengan menerapkan pola hidup sehat dan beberapa kebiasaan baik, Anda bisa menurunkan tekanan darah tanpa harus selalu bergantung pada obat-obatan.
Berikut ini beberapa tips menurunkan tekanan darah tinggi yang bisa diterapkan di kehidupan sehari-hari, seperti dilansir dari rsud.brebeskab.go.id.
1. Menurunkan Berat Badan
Kelebihan berat badan membuat jantung harus bekerja lebih keras, yang pada akhirnya bisa menyebabkan tekanan darah meningkat. Maka dari itu, menjaga berat badan tetap ideal merupakan langkah penting dalam menurunkan dan mengontrol tekanan darah tinggi.
Bagi Anda yang mengalami kelebihan berat badan atau obesitas, sangat disarankan untuk menurunkan berat badan secara bertahap hingga mencapai batas ideal sesuai indeks massa tubuh (IMT).
2. Menerapkan Pola Makan Sehat
Mengonsumsi makanan bernutrisi seperti biji-bijian utuh, sayur-mayur, buah-buahan, serta produk susu rendah lemak sangat membantu dalam menurunkan tekanan darah. Hindari makanan tinggi lemak jenuh dan kolesterol agar hasilnya lebih optimal.
Jangan lupa juga memenuhi kebutuhan kalium harian dari makanan seperti pisang, kentang, jeruk, bayam, wortel, dan anggur. Kalium berperan penting dalam menstabilkan tekanan darah. Kebutuhan kalium per hari idealnya berkisar antara 4500 hingga 4700 mg.
3. Mengurangi Asupan Garam
Terlalu banyak natrium dari garam bisa menyebabkan tekanan darah melonjak. Garam tersembunyi banyak ditemukan dalam makanan cepat saji, makanan kaleng, dan camilan kemasan. Itulah sebabnya, penderita hipertensi disarankan menjalani diet rendah garam. Batas konsumsi natrium yang aman untuk orang dewasa sekitar 1500–2000 mg per hari.