Ingin Terbiasa Bangun Pagi? Cobalah 7 Tips Mudah Ini

Ilustrasi bangun pagi
Sumber :
  • https://unsplash.com/photos/a-woman-laying-on-a-bed-with-a-blanket-1RIkTPpDv4o

Gaya hidup, VIVA Banyuwangi – Bangun tidur di pagi hari sering kali menjadi tantangan tersendiri, terutama jika malam sebelumnya dilalui dengan aktivitas yang melelahkan atau waktu tidur yang tidak mencukupi. Dengan memulai hari lebih awal, seseorang dapat menjalankan rutinitas dengan lebih tertata dan tidak terburu-buru. Untuk membangun kebiasaan bangun pagi yang berkelanjutan, dibutuhkan komitmen dan kedisiplinan diri. Lantas bagaimana cara melatih diri untuk bisa bangun pagi? Simak ulasan selengkapnya di sini yang dilansir dari habitstrong.com.

img_title Cara Membuat Fake Project untuk Portfolio, Cocok untuk Fresh Graduate

1. Hindari Screen Time sebelum Tidur

Sebaiknya 2 jam atau 90 menit sebelum kamu tidur, pastikanlah kamu menghindari screen time di ponsel, tab, sampai laptop. Cahaya biru dari layar perangkatmu bisa menganggu pola tidur. Daripada scrolling sosial media sebelum tidur, kamu bisa menghabiskan waktumu dengan berbincang santai bersama keluarga, membaca buku, meditasi singkat, dan journaling.

img_title Belum Punya Pengalaman? Ini Ide Fake Project untuk Portfolio

 

2. Segera Bangun saat Alarm Berbunyi

img_title Memulai Hobi Aquaponik, Cara Sederhana untuk Pemula di Rumah

Ketika alarm mulai berbunyi, hindari kebiasaan menekan tombol ’tunda’. Meskipun tampaknya memberi waktu istirahat tambahan, sebenarnya hal ini justru bisa membuat tubuh terasa lebih lemas. Menunda waktu bangun mengganggu fase tidur untuk pemulihan energi. Bangunlah segera dan mulailah aktivitas agar tubuh lebih cepat menyesuaikan diri dengan ritme hari.

 

3. Terkena Cahaya Terang setelah Bangun


Setelah membuka mata, segeralah menuju area yang cukup terang, seperti balkon, taman, atau jendela besar. Hasil studi dari Sleep Health Journal menunjukkan bahwa paparan cahaya matahari yang kuat di pagi hari mampu memperbaiki kualitas tidur, mengurangi stres dan mengurangi gejala depresi. Cahaya alami memberi sinyal kepada otak bahwa waktu istirahat telah usai dan saatnya untuk aktif.

 

4. Temukan Alasan Kuat untuk Bangun Pagi

Sebelum membentuk rutinitas baru, penting untuk menyadari tujuan di balik perubahan tersebut. Tanyakan pada diri sendiri apa yang ingin dicapai dengan bangun pagi. Apakah kamu ingin menyelesaikan pekerjaan lebih cepat, menikmati ketenangan sebelum hari sibuk dimulai, atau meluangkan waktu berkualitas bersama keluarga? Setelah menemukan alasan yang bermakna, bagikan niatmu kepada orang-orang terdekat agar mendapat dukungan.

Halaman Selanjutnya
img_title