Warga Plampangrejo Demo Camat Cluring Banyuwangi, Ada Apa?

Warga Plampangrejo Demo di Kecamatan Cluring Banyuwangi, Ada Apa?
Sumber :
  • Litalia Putri / VIVA Banyuwangi

Banyuwangi, VIVA Banyuwangi – Warga Plampangrejo yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Desa (AMPD) melakukan aksi demo di Kecamatan Cluring Banyuwangi, Rabu (9/8). Massa aksi menuntut camat untuk segera memproses surat pengunduran diri Kepala Desa (Kades) Plampangrejo. 

img_title Suasana Tenang Pascademo di Kantor Bupati Pati,Petugas Masih Siaga!

Ponirin, Ketua AMPD Plampangrejo mengungkap, aksi demonstrasi ini merupakan bentuk kekecewaan warga karena permohonan pemberhentian Kades Plampangrejo tidak segera ditindaklanjuti oleh pihak kecamatan. Padahal, surat pernyataan pengunduran diri tersebut telah dibuat sejak Oktober 2022 lalu. 

"Karena kita sudah menunggu 9 bulan, mbledos-nya ya hari ini," kata Ponirin. 

img_title Didesak Mundur karena Polemik BLT-DD, Kades Plampangrejo Masih Ngantor Urus SPJ

Ketua AMPD sekaligus orator aksi ini menambahkan, surat pengunduran diri Kades Plampangrejo langsung diproses Badan Permusyawaratan Desa (BPD) saat itu juga. Menurut keterangannya, pihak BPD langsung mengirim surat permohonan pemberhentian Kepala Desa Plampangrejo kepada Bupati Banyuwangi melalui Camat Cluring. Namun sampai hari ini surat tersebut belum dikirim ke Bupati Banyuwangi karena alasan pihak kecamatan juga menerima surat pencabutan pernyataan penguduran diri dari Kades Plampangrejo. 

"Kami turun ke jalan karena tidak puas dengan kebijakan camat yang cenderung membela Kades Plampangrejo," tambahnya. 

img_title Warga Pasang Banner Protes, Kades Plampangrejo Cuek: Gak Popo Mas!

Pihak Kecamatan Cluring kemudian melakukan negosiasi dengan perwakilan massa aksi. Hasil kesepakatan dari pertemuan tersebut, surat pernyataan pengunduran diri dan surat permohonan pemberhentian Kepala Desa Plampangrejo akan segera dikirim dalam waktu 2X24 jam. 

"Kalau 2x24 jam tidak dikirimkan bukti pengiriman, kita akan geruduk lagi kantor kecamatan ini," pungkas Ponirin.