Kasus Pencurian Sapi Meningkat Membuat Masyarakat Resah
- Dovalent Vandeva Derico Laksana
Banyuwangi – Meningkatnya kasus pencurian sapi di Kecamatan Wongsorejo membuat resah seluruh masyarakat.
Seperti yang terjadi di Desa Watukebo, para warga yang dibantu oleh petugas keamanan Polhut (Polisi Hutan) harus berjaga sepanjang malam agar sapi mereka tidak hilang dicuri.
Hal ini biasanya ditandai dengan adanya seseorang yang tidak mereka kenal masuk ke wilayah Desa, itu bisa menjadi pertanda awal bagi masyarakat untuk melakukan penjagaan.
Kanan, Bunasa Warga Desa Watukebo
- Dovalent Vandeva Derico Laksana
"Biasanya kalau ada orang yang gerak-geriknya aneh, dan kalau diajak bicara nyambung ga nyambung, itu bisa jadi mas, apalagi kalau ga ada yang kenal," ujar Bunasa warga Desa Watukebo.
Menurut keterangan sejumlah warga, pelaku sepertinya melakukan tindakan ini secara bersamaan di wilayah yang berbeda.
Seperti yang terjadi pada Rabu (31/05/23) malam hari, sekitar pukul 21.42, ada beberapa warga Desa Watukebo dari 3 wilayah yang berbeda, melaporkan adanya seseorang dengan gerak-gerik aneh dan dicurigai akan melakukan pencurian sapi.
Warga sedang berkumpul
- Dovalent Vandeva Derico Laksana
Masyarakat langsung saling berkoordinasi dan melakukan penjagaan di wilayah mereka masing-masing.
Hal ini bertujuan untuk membatasi gerak-gerik pelaku dalam melancarkan aksinya serta memudahkan warga dalam melakukan pengejaran.
"Kami dan para warga akan melakukan penjagaan hingga situasi dan kondisi dinilai sudah cukup aman," ujar Sumarno selaku Petugas Keamanan Polisi Hutan.
Hingga Kamis (01/06/23) pukul 02.00 WIB, warga masih berjaga dan melakukan pemantauan.