Dinas PPAPP DKI: Peran Keluarga Penting Hadapi Dampak Negatif Roblox

Game Roblox
Sumber :
  • https://www.antaranews.com/berita/5028805/dinas-ppapp-dki-angkat-bicara-soal-larangan-gim-roblox

Jakarta, VIVA Banyuwangi – Kepala Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) Provinsi DKI Jakarta, Iin Mutmainnah, angkat bicara terkait maraknya permainan daring Roblox yang banyak dimainkan anak-anak. Ia menekankan pentingnya peran keluarga dalam menjaga anak dari dampak negatif yang mungkin ditimbulkan oleh gim tersebut.

img_title Rahasia Kusen Pintu Awet Tanpa Gangguan Rayap

“Kembali kepada delapan implementasi fungsi keluarga yang harus dilaksanakan oleh semua keluarga. Seperti kita ketahui bahwa keluarga adalah tempat pertama dan utama dalam membentuk kepribadian anak,” ujar Iin dikutip dari antaranews.com, Senin, 11 Agustus 2025.

Iin menyebut delapan fungsi keluarga yang dimaksud meliputi fungsi agama, cinta kasih, reproduksi, ekonomi, sosial budaya, perlindungan, pendidikan, dan pembinaan lingkungan.

img_title Menjaga Keawetan Kayu Outdoor dengan Teknik Finishing Tepat

Menurutnya, anak yang tumbuh di lingkungan keluarga yang menanamkan nilai-nilai agama serta memberikan pendidikan dan teladan yang baik akan mampu tumbuh dan berkembang dengan lebih sehat secara emosional maupun sosial.

“Karena kita tidak bisa membatasi dinamika. Keterbukaan informasi dan globalisasi, yang bisa kita lakukan adalah membekali anak-anak dengan ilmu, iman dan takwa,” tambahnya.

img_title Tutorial Lengkap Cara Mendapatkan Secret Race 'Archangel' di Sailor Piece: Bongkar Trik Cepatnya!

Sebagai bentuk tanggung jawab, Dinas PPAPP DKI Jakarta akan terus melakukan sosialisasi, edukasi, serta kampanye positif sesuai dengan kewenangan yang dimiliki.

Sebelumnya, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti juga menyatakan larangan bagi anak-anak untuk bermain gim Roblox. Ia menilai gim tersebut mengandung unsur kekerasan yang dapat berdampak negatif pada perkembangan anak.

"Kalau main HP tidak boleh menonton kekerasan, yang di situ ada berantemnya, di situ ada kata-kata yang jelek-jelek, jangan nonton yang tidak berguna ya. Nah yang main blok-blok (Roblox) tadi itu jangan main yang itu ya, karena itu tidak baik ya," kata Mu'ti.

Ia menjelaskan, anak-anak cenderung meniru adegan dalam permainan, termasuk kekerasan, yang kemudian dianggap sebagai hal biasa.

Mu'ti juga menyoroti dampak kecanduan gim terhadap berkurangnya aktivitas fisik serta terganggunya perkembangan motorik dan emosional anak. Ia pun mendorong para orangtua agar mengarahkan anak pada konten-konten yang edukatif.