Program Makan Gratis Bawa Berkah! Ini Kata Wabup Situbondo
- Pemkab Situbondo
Situbondo, VIVA Banyuwangi – Wakil Bupati Situbondo, Ulfiyah menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya bertujuan memenuhi gizi masyarakat, tetapi juga menjadi pendorong utama ketahanan pangan di wilayahnya.
Hal itu disampaikan Ulfiyah saat melakukan peninjauan ke sejumlah dapur MBG di Kecamatan Panji dan Kendit.
Didampingi jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ulfiyah memastikan seluruh pelaksanaan program berjalan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).
"Monitoring ini untuk mengecek apakah pelaksanaan MBG sudah sesuai SOP. Karena baru berjalan tiga minggu, tentu masih ada beberapa pembenahan yang kita temui," ujar Ulfiyah, dilansir dari Diskominfo Situbondo. Jumat, 5 September 2025.
Dari hasil peninjauan, Ulfiyah menyatakan tidak ada kendala berarti. Setiap dapur MBG mampu memproduksi 3.300 hingga 4.000 porsi makanan setiap hari.
"Alhamdulillah tidak ada masalah yang signifikan. Semua masih bisa ditangani karena program ini memang baru berjalan," ucapnya.
Ulfiyah menekankan pentingnya memanfaatkan potensi lokal. Koperasi dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) diharapkan bisa menyalurkan bahan pokok, sementara masyarakat diimbau untuk aktif menanam sayuran dan beternak ayam.
"Untuk beras dan telur kita aman, tapi sayur masih perlu ditingkatkan. Jika nanti jumlah dapur MBG bertambah hingga 63, masyarakat bisa ikut menanam sayur-mayur dan kembali beternak ayam untuk memperkuat ketahanan pangan Situbondo," terangnya.
Program MBG juga dinilai memberikan manfaat sosial yang besar. Selain membuka lapangan kerja, Ulfiyah menyebut program ini mampu mempererat kembali ikatan keluarga.
"Pekerjaan yang sebelumnya di luar, sekarang bisa kembali ke keluarga. Terima kasih kepada pemerintah, khususnya Presiden Prabowo, yang telah memberikan lapangan kerja melalui program MBG," ujarnya.