Prabowo Tekan Pertamina Pastikan BBM Lancar dan Harga Tetap Stabil

Direktur Utama (Dirut) Pertamina, Simon Aloysius Mantiri
Sumber :
  • https://www.tvonenews.com/gallery-foto/berita/nasional/372685-dirut-pertamina-laporkan-distribusi-bbm-untuk-swasta-kepada-presiden

Jakarta , VIVA Banyuwangi – Presiden Prabowo Subianto memanggil Direktur Utama (Dirut) Pertamina , Simon Aloysius Mantiri, ke Istana Merdeka.

img_title Lulusan SMA Sederajat Merapat! PT Pertamina (Persero) Buka Lowongan Kerja!

Pertemuan tersebut membahas ketersediaan serta distribusi bahan bakar minyak ( BBM ) di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) swasta hingga akhir tahun.

Pertemuan Usai, Simon menuturkan bahwa Pertamina diminta segera menyiapkan alokasi kebutuhan BBM sampai tutup tahun 2025.

img_title GAPEMBI Sowan ke Kejari Kota Probolinggo, Ungkap 5-7 SPPG MBG Masih Tunggu Arahan BGN

“Diskusi akan diteruskan antara Pertamina dan pihak swasta. Setelah rapat dengan Kementerian ESDM, alokasi kebutuhan hingga akhir tahun langsung diminta dan dibahas bersama tim,” ujar Dirut Pertamina. 

Terkait mekanisme kerja yang sama, Simon menegaskan bahwa pola bisnis antara Pertamina dan SPBU swasta akan dilakukan secara transparan.

img_title Minyak Mentah Rusia Segera Masuk RI, Pemerintah Buka Peluang Impor LPG

Simon memastikan perusahaan tidak memanfaatkan situasi untuk meraih keuntungan, melainkan fokus menjalankan mandat menjaga ketahanan energi nasional.

“Langkah open book kami dorong supaya komponen biaya transparan dan diatur melalui kesepakatan bisnis-ke-bisnis. Harga untuk konsumen diharapkan tidak berubah,” lanjut Simon. Sabtu, 20 September 2025

Selain itu, Pertamina bersama badan usaha swasta juga tengah menyiapkan impor tambahan demi menutup pasokan kebutuhan.

Namun, volume impor masih laporan resmi dari masing-masing badan menunggu usaha.

“Ya, jatah tersebut berlaku sampai akhir tahun 2025. Setelah itu, tahun 2026 sudah dijamin ketersediaannya,” jelas Simon. Dilaporkan dari presidenri.go.id

Simon menambahkan bahwa tidak hanya pasokan kecepatan yang dijaga, tetapi juga kualitas bahan bakar. Pertamina berkomitmen memastikan BBM tetap sesuai standar resmi.

“Standar kualitas tetap ditetapkan Dirjen Migas. Setelah dikirim, tiap badan usaha bisa mencampurnya lagi dengan aditif sesuai komposisi masing-masing,” kata Dirut Pertamina