Hari Keenam Kebakaran Bromo, Api Membesar di Savana, Semua Akses Wisata Ditutup

Petugas Memantau Perkembangan Kobaran Api di Kawasan Bromo
Sumber :
  • Dok. Agen BPBD Jawa Timur

Probolinggo, VIVA Banyuwangi –Kebakaran hutan dan lahan di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) kembali membesar pada hari keenam, Sabtu, 8 Agustus 2026. Api bergerak dari sisi timur Bukit Jantur menuju Bukit B-29, lalu merembet turun ke kawasan savana.

img_title Kebakaran Hutan di Wonokerso Probolinggo Bakar 11 Hektare, Api Padam Pukul 10.36 WIB

Angin yang cukup kencang membuat pergerakan api berlangsung cepat. Kondisi tersebut membuat petugas di lapangan harus mengutamakan keselamatan.

Kalaksa BPBD Kabupaten Probolinggo Oemar Sjarief mengatakan, api semakin membesar di wilayah savana pada Sabtu sore.

img_title Karhutla Kawasan Bromo di Sariwani Bakar 41 Hektare, Pipa Air 32 Warga Terputus

“Api semakin membesar di wilayah savana,” kata Oemar sekira pukul 16.31 WIB.

Hingga sekira pukul 19.00 WIB, api masih terlihat membara. Tim kemudian diminta lebih mengutamakan keselamatan dan berkumpul di jalur lama yang dinilai masih aman.

img_title Jejak Api Bromo Masuk Laboratorium, Kemenhut Libatkan 2 Ahli IPB Dalami Dugaan Pidana

Kondisi angin mulai mereda pada malam hari. Sekira pukul 20.31 WIB, tim kembali bergerak menuju arah Jemplang melalui jalur lama.

Oemar mengatakan, tim berhasil memutus pergerakan api agar tidak menyeberangi jalur lama yang dikenal sebagai jaring laba-laba.

“Angin agak mereda, tadi tim bergerak maju arah Jemplang melalui jalur lama. Dan berhasil memutus api tidak menyeberangi jalur lama (jaring laba-laba),” ujarnya.

Meski demikian, petugas masih bersiaga di lokasi untuk memantau perkembangan kebakaran. Oemar berharap kondisi angin tetap mereda sehingga api tidak kembali bergerak ke arah utara Watangan.

Kobaran Api Membakar Kawasan Bukit dan Savana Bromo

Photo :
  • Dok. BPBD Kab. Probolinggo

“Mudah-mudahan sepanjang malam ini angin tidak membesar, dan api tidak menyeberang lagi ke arah utara Watangan. Kami masih standby di lokasi untuk memantau situasi,” katanya.

Kondisi kebakaran yang semakin meluas membuat Balai Besar TNBTS mengambil langkah untuk menutup seluruh akses masuk kawasan wisata Gunung Bromo.

Penutupan berlaku mulai Sabtu, 8 Agustus 2026 pukul 22.00 WIB. Akses ditutup sampai batas waktu yang akan disampaikan lebih lanjut oleh pihak TNBTS.

Lima pintu masuk wisata Bromo yang ditutup meliputi Cemoro Lawang di Kabupaten Probolinggo, Wonokitri di Kabupaten Pasuruan, Jemplang dan Coban Trisula di Kabupaten Malang, serta Senduro di Kabupaten Lumajang.

Dalam pengumumannya, TNBTS menyebut penutupan dilakukan untuk mendukung efektivitas pemadaman kebakaran sekaligus menjaga keamanan dan keselamatan pengunjung.

Halaman Selanjutnya
img_title