Hari Keenam Kebakaran Bromo, Api Membesar di Savana, Semua Akses Wisata Ditutup
- Dok. Agen BPBD Jawa Timur
Probolinggo, VIVA Banyuwangi –Kebakaran hutan dan lahan di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) kembali membesar pada hari keenam, Sabtu, 8 Agustus 2026. Api bergerak dari sisi timur Bukit Jantur menuju Bukit B-29, lalu merembet turun ke kawasan savana.
Angin yang cukup kencang membuat pergerakan api berlangsung cepat. Kondisi tersebut membuat petugas di lapangan harus mengutamakan keselamatan.
Kalaksa BPBD Kabupaten Probolinggo Oemar Sjarief mengatakan, api semakin membesar di wilayah savana pada Sabtu sore.
“Api semakin membesar di wilayah savana,” kata Oemar sekira pukul 16.31 WIB.
Hingga sekira pukul 19.00 WIB, api masih terlihat membara. Tim kemudian diminta lebih mengutamakan keselamatan dan berkumpul di jalur lama yang dinilai masih aman.
Kondisi angin mulai mereda pada malam hari. Sekira pukul 20.31 WIB, tim kembali bergerak menuju arah Jemplang melalui jalur lama.
Oemar mengatakan, tim berhasil memutus pergerakan api agar tidak menyeberangi jalur lama yang dikenal sebagai jaring laba-laba.
“Angin agak mereda, tadi tim bergerak maju arah Jemplang melalui jalur lama. Dan berhasil memutus api tidak menyeberangi jalur lama (jaring laba-laba),” ujarnya.
Meski demikian, petugas masih bersiaga di lokasi untuk memantau perkembangan kebakaran. Oemar berharap kondisi angin tetap mereda sehingga api tidak kembali bergerak ke arah utara Watangan.
Kobaran Api Membakar Kawasan Bukit dan Savana Bromo
- Dok. BPBD Kab. Probolinggo
“Mudah-mudahan sepanjang malam ini angin tidak membesar, dan api tidak menyeberang lagi ke arah utara Watangan. Kami masih standby di lokasi untuk memantau situasi,” katanya.
Kondisi kebakaran yang semakin meluas membuat Balai Besar TNBTS mengambil langkah untuk menutup seluruh akses masuk kawasan wisata Gunung Bromo.
Penutupan berlaku mulai Sabtu, 8 Agustus 2026 pukul 22.00 WIB. Akses ditutup sampai batas waktu yang akan disampaikan lebih lanjut oleh pihak TNBTS.
Lima pintu masuk wisata Bromo yang ditutup meliputi Cemoro Lawang di Kabupaten Probolinggo, Wonokitri di Kabupaten Pasuruan, Jemplang dan Coban Trisula di Kabupaten Malang, serta Senduro di Kabupaten Lumajang.
Dalam pengumumannya, TNBTS menyebut penutupan dilakukan untuk mendukung efektivitas pemadaman kebakaran sekaligus menjaga keamanan dan keselamatan pengunjung.