Berbagai Manfaat Alpukat Untuk Kesehatan
- Pexels @mali maeder
Kesehatan, VIVA Banyuwangi –Alpukat merupakan sumber vitamin C, E, K, dan B6, serta riboflavin, niasin, folat, asam pantotenat, magnesium, dan kalium. Alpukat juga mengandung lutein, beta karoten, dan asam lemak omega-3.
Alpukat mengandung lemak sehat dan bermanfaat dalam jumlah tinggi, yang dapat membantu seseorang merasa lebih kenyang di antara waktu makan.
Mengonsumsi alpukat dapat memperlambat pemecahan karbohidrat, yang membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil.
Berikut ini adalah berbagai manfaat konsumsi alpukat yang dilansir dari www.medicalnewstoday.com sebagai sumber acuan.
1. Baik untuk kesehatan jantung
Dalam setiap 100 g alpukat, terdapat 76 miligram (mg) sterol tumbuhan alami yang disebut beta-sitosterol. Mengonsumsi beta-sitosterol dan sterol tumbuhan lainnya secara teratur dapat membantu menjaga kadar kolesterol yang sehat, yang penting untuk kesehatan jantung.
2. Baik untuk penglihatan
Alpukat mengandung lutein dan zeaxanthin, dua fitokimia yang terdapat dalam jaringan mata. Keduanya memberikan perlindungan antioksidan untuk membantu meminimalkan kerusakan termasuk dari sinar UV.
3. Dapat membantu mencegah osteoporosis
Alpukat menyediakan sekitar 36% dari nilai harian vitamin K.
Nutrisi ini sering diabaikan tetapi penting untuk kesehatan tulang. Mengonsumsi vitamin K yang cukup dapat mendukung kesehatan tulang dengan meningkatkan penyerapan kalsium dan mengurangi ekskresi kalsium melalui urin.
4. Membantu mencegah kanker
Studi menilai hubungan langsung antara konsumsi alpukat dan pengurangan risiko kanker, dikarenakan alpukat mengandung senyawa yang dapat membantu mencegah timbulnya sel kanker.
5. Mendukung kesehatan janin
Folat penting untuk kehamilan yang sehat. Asupan yang cukup mengurangi risiko keguguran dan kelainan pada janin. Seseorang harus mengonsumsi setidaknya 600 mikrogram (mcg) folat per hari saat hamil. Satu alpukat dapat mengandung sebanyak 160 mcg.
Alpukat juga mengandung asam lemak yang merupakan bagian integral untuk diet sehat dan perkembangan janin.
6. Mengurangi risiko depresi
Alpukat merupakan sumber folat yang baik dan memainkan peran penting dalam kesehatan diet secara keseluruhan. Studi juga menemukan hubungan antara kadar folat yang rendah dan depresi.
Folat membantu mencegah penumpukan homosistein, zat yang dapat mengganggu sirkulasi dan pengiriman nutrisi ke otak. Tinjauan penelitian terdahulu telah menghubungkan kelebihan homosistein dengan disfungsi kognitif, depresi, dan produksi serotonin, dopamin, dan norepinefrin, yang mengatur suasana hati, tidur, dan nafsu makan.