Cara Ini Efektif Mengatasi Susah Tidur di Malam Hari
- https://www.freepik.com/free-photo/hig
Gaya Hidup, VIVA Banyuwangi –Saat malam hari, kita sering kali susah tidur walaupun sudah beraktivitas seharian. Padahal malam hari adalah waktu yang tepat untuk beristirahat.
Sehingga pada siang hari, kita akan lelah dan mengantuk. Hal ini dapat mengganggu aktivitas dan produktivitas.
Orang yang mengalami ini terutama remaja akan dianggap sebagai orang yang malas karena mengantuk sepanjang hari.
Penyebab yang sering kita jumpai adalah terlalu banyak menatap layar handphone atau komputer. Orang yang terlalu sering menatap layar handphone akan beresiko terkena insomnia 63% lebih banyak dilansir dari bbc.com.
Gangguan mental juga bisa menjadi penyebab seseorang sulit tidur di malam hari. Orang yang sedang stress akan mengalami kelelahan ketika bangun tidur.
“Ketika kita memiliki kualitas tidur yang baik, maka akan berpengaruh pada kesehatan mental, kesehatan fisik dan kemampuan berinteraksi dengan orang lain” kata Dr. Allyson Harvey, Profesor Psikologi di Universitas California, Berkeley, Amerika Serikat.
Cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi insomnia diantara lain membaca buku, mandi sebelum tidur atau latihan pernapasan. Selain itu, kita bisa tidur lima belas atau tiga puluh menit lebih awal agar dapat membentuk kebiasaan tidur yang baru.
Sebelum tidur, lebih baik untuk menghindari kopi, alkohol atau makanan berat. Hal lain yang bisa kita lakukan adalah tidak bermain handphone satu atau dua jam sebelum tidur dan mematikan lampu kamar.
Orang dewasa umumnya harus tidur tujuh hingga sembilan jam per hari. Untuk itu, kita perlu mengetahui berapa jam kita menghabiskan waktu untuk tidur agar bisa membangun kebiasaan yang lebih baik.
Biasakan untuk tidur dan bangun pada jam yang sama setiap harinya. Selain itu, buatlah tempat tidur menjadi senyaman mungkin.
Pada pagi hari, kita harus melakukan aktivitas yang dapat membuat otak sadar bahwa ini sudah pagi.
“Lakukan sesuatu yang memberikan sinyal ke otak bahwa ini sudah pagi seperti mencuci muka dan menyikat gigi” kata Dr. Michelle Drerup, Direktur Program Pengobatan Kebiasaan Tidur di Klinik Pusat Gangguan Tidur Cleveland, Ohio, Amerika Serikat.