Ketika Kebaya Berkisah Tentang Kartini

Kebaya dan Perempuan yang menjadi satu satuan tak terpisahkan
Sumber :
  • https://www.pinterest.com/pin/2674081024702117/sent/?invite_code=03f5d7e52cf34ab9a9a1e990a41ab1f2&sender=1024639490129534394&sfo=1

Sejarah, VIVA Banyuwangi –“Habis Gelap Terbitlah Terang,” Kartini menuangkan pemikirannya dalam buku tersebut tentang dominasi terhadap perempuan.

img_title Menhan Sjafrie Sebut Patung Sudirman di Jepang Simbol Persahabatan Abadi

Kami gadis-gadis masih terantai kepada adat istiadat lama, hanya sedikitlah memperoleh bahagia dari kemajuan pengajaran itu. Kami anak perempuan pergi belajar ke sekolah, keluar rumah tiap hari, demikian itu saja sudah dikatakan amat melanggar adat. Ketahuilah, bahwa adat negeri kami melarang keras gadis keluar rumah. 

Ketika saya sudah berumur dua belas tahun, lalu saya ditahan di rumah-saya mesti masuk “tutupan”; saya dikukung di dalam rumah, seorang diri, sunyi senyap terasing dari dunia luar. 

img_title Lawan Tanpa Panik! Tips Hadapi Catcalling di Tempat Umum

Saya tiada boleh keluar ke dunia itu lagi, bila tiada serta seorang suami, seorang laki-laki yang asing sama sekali bagi kami, dipilih oleh orang tua kami untuk kami, dikawinkan dengan kami, sebenarnya dengan tiada setahu kami…(Jepara, 25 Mei 1899, HGTT, 2009:25).

Sudah sepatutnya, kebaya perempuan dimaknai bukan hanya sebagai pakaian. Namun, merupakan simbol perjuangan perempuan. Dilansir dari tulisan bertajuk Rekontruksi Makna Kebaya Kartini karangan Ike Devi, pada pemaknaannya, kebaya merupakan sejarah busana perempuan Indonesia yang bentuknya menutupi seluruh tubuh perempuan sebagai penghormatan bagi tubuh perempuan itu sendiri maupun orang lain.

img_title Kesetaraan Gender di Era Modern

Makna lain, kebaya memberikan kesan feminisme, menampilkan keanggunan, kesopanan, serta menggambarkan tipikal perempuan yang lemah, lembut, sopan, tenang, damai dan penuh kasih.

Kartini menunjukkan kesempurnaan perempuan yang menggunakan kebaya. Kecerdasan dan kecakapan Kartini, serta nilai-nilainya dalam memperjuangkan hak perempuan, masih sangat relevan hingga masa kini.

Seiring berkembangnya zaman, kebaya tidak hanya dianggap sebagai produk budaya jawa, melainkan sudah menjadi bagian dari fashion yang merupakan bagian dari gaya hidup.

Desain kebaya kekinian bukan berarti merusak esensi yang ada pada kebaya, melainkan kebalikannya, tujuan dari memodifikasi kebaya ini yaitu untuk “mempercantik” kebaya agar lebih diminati oleh masyarakat modern.

Semakin berkembangnya zaman, maka semakin meningkat juga keinginan masyarakat khususnya jika membicarakan mengenai desain. Maka dari itu kebaya kontemporer di rancang lebih kekinan menarik dan sesuai keinginan masyarakat yang semakin dinamis.

Halaman Selanjutnya
img_title