Bukan Sekadar Pecah Piring! Serunya Polterabend, Tradisi Unik Penolak Bala di Jerman

Tradisi Pecah Piring di Jerman untuk Penolak Bala Pernikahan
Sumber :
  • instagram.com/p/CfO0sTbrD9l/?img_index=1

Budaya, VIVA Banyuwangi – Mendengar kata “pesta pernikahan ala Eropa”, yang terbayang mungkin adalah suasana khidmat di gereja tua atau dansa elegan di sebuah ballroom. Tapi, bagaimana jika sebuah perayaan jelang nikah justru diwarnai suara piring pecah berdentuman yang memekakkan telinga? Aneh? Justru di situlah serunya!

img_title Ketua IKA Untag Banyuwangi Dinobatkan Sebagai Keluarga Kehormatan Masyarakat Adat Mandar

Cek Produk Rekomendasi Kami
READY Kayu MDF Chipboard Garis Ornament ukiran kayu timbul mdf triplek plywood calligraphy isi pigura mahar hiasan dekorasi figura frame mahar seserahan hantaran mas kawin pernikahan craft scrabbook kotak ornamen rustic ornamen kayu akrilik TERLARIS

READY Kayu MDF Chipboard Garis Ornament ukiran kayu timbul mdf triplek plywood calligraphy isi pigura mahar hiasan dekorasi figura frame mahar seserahan hantaran mas kawin pernikahan craft scrabbook kotak ornamen rustic ornamen kayu akrilik TERLARIS

Mulai dari

Rp.2.900

Selamat datang di Polterabend, tradisi unik di Jerman di mana para tamu sengaja datang untuk memecahkan piring dan barang pecah belah lainnya. Tujuannya? Ternyata sangat akrab di telinga kita, yaitu untuk menolak bala dan mengusir roh jahat! Yuk, kita kenali lebih dekat tradisi 'berisik' yang ternyata punya makna mendalam dan kesamaan tak terduga dengan budaya kita ini!

img_title Entas-Entas Upacara Kematian Suku Tengger, Ritual Sakral Untuk Jiwa Yang Telah Pergi

Cek Produk Rekomendasi Kami
READY Chipboard kayu custom kubah dome arch jendela setengah lingkaran untuk hiasan mahar scrabbook baahn mdf / plywood isi mahar hiasan figura mahar pigura mahar dekorasi pernikahan tunangan engagement gift kayu ukir timbul craft bahan kerajinan TERLARIS

READY Chipboard kayu custom kubah dome arch jendela setengah lingkaran untuk hiasan mahar scrabbook baahn mdf / plywood isi mahar hiasan figura mahar pigura mahar dekorasi pernikahan tunangan engagement gift kayu ukir timbul craft bahan kerajinan TERLARIS

Mulai dari

Rp.936

img_title Grebeg Suran Baturraden Tradisi Banyumas yang Sarat Makna dan Warisan Leluhur

Apa Itu Polterabend?

Secara harfiah, Polterabend berasal dari dua kata dalam bahasa Jerman, yaitu “poltern” yang berarti 'membuat gaduh' atau 'membuat keributan', dan “Abend” yang berarti 'malam'. Jadi, ini adalah "malam membuat kegaduhan".

Tradisi ini biasanya diadakan beberapa hari atau malam sebelum hari H pernikahan, seringkali di depan rumah calon pengantin wanita. Para tamu, mulai dari keluarga, teman, hingga tetangga, akan datang membawa barang pecah belah porselen tua. Jadi yang dibawa bukan yang baru, seperti piring, cangkir, ubin, pot bunga, bahkan wastafel atau kloset bekas, lalu bersama-sama menghancurkannya hingga menjadi serpihan kecil.

Filosofi di Balik Suara Bising Pecahan

Di sinilah letak jantung dari tradisi Polterabend. Ada sebuah pepatah Jerman kuno yang berbunyi, "Scherben bringen Glück", yang artinya "Pecahan membawa keberuntungan". Masyarakat Jerman percaya bahwa suara bising dan gaduh dari piring yang pecah akan menakut-nakuti dan mengusir roh-roh jahat yang mungkin ingin mengganggu kebahagiaan calon pengantin.

Halaman Selanjutnya
img_title