Batik Tiga Negeri, Harmoni Budaya dalam Selembar Kain Khas Lasem

Proses pembuatan batik lasem
Sumber :
  • https://jatengprov.go.id/beritaopd/batik-tiga-negeri-kisah-filosofis-harmoni-indah-tiga-budaya/

Budaya, VIVA Banyuwangi – Lasem, sebuah daerah di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, tak hanya dikenal sebagai kawasan pesisir dengan sejarah panjang perdagangan, tetapi juga sebagai salah satu pusat batik tradisional yang memukau. Salah satu jenis batik Lasem yang paling istimewa adalah Batik Tiga Negeri, kain yang merepresentasikan akulturasi budaya dalam selembar karya penuh filosofi.

img_title Ketua IKA Untag Banyuwangi Dinobatkan Sebagai Keluarga Kehormatan Masyarakat Adat Mandar

Cek Produk Rekomendasi Kami
Sarung Batik Pekalongan // Sarung Batik Gus Iqdam // Sarung Batik Gus Kautsar // Sarung Batik Lasem // Sarung Batik Bakaran // Sarung Batik Printing // Sarung Batik Cap // Sarung Batik Pria // Sarung Batik Dewasa // Sarung Santri // Sarung Batik Wajada

Sarung Batik Pekalongan // Sarung Batik Gus Iqdam // Sarung Batik Gus Kautsar // Sarung Batik Lasem // Sarung Batik Bakaran // Sarung Batik Printing // Sarung Batik Cap // Sarung Batik Pria // Sarung Batik Dewasa // Sarung Santri // Sarung Batik Wajada

Mulai dari

Rp.63.999

Apa Itu Batik Tiga Negeri

img_title Entas-Entas Upacara Kematian Suku Tengger, Ritual Sakral Untuk Jiwa Yang Telah Pergi

Mungkin sebagian orang belum begitu mengenal makna di balik nama batik tiga negeri. Batik ini bukan hanya sekadar motif atau corak cantik. Batik tiga negeri adalah hasil perpaduan tiga budaya besar yang pernah berpengaruh di Nusantara.

Cek Produk Rekomendasi Kami
Sarung batik lasem original motif bakaran dan Motif sarung gus iqdam Kain Katun Prima grade A murah

Sarung batik lasem original motif bakaran dan Motif sarung gus iqdam Kain Katun Prima grade A murah

Mulai dari

Rp.63.000

img_title Grebeg Suran Baturraden Tradisi Banyumas yang Sarat Makna dan Warisan Leluhur

Menurut Ma’shum Ahadi, pemilik Dampo Awang Batik Art sekaligus Ketua Komunitas Pembatik Khas Lasem, batik tiga negeri dikenal dengan ciri khas tiga warna utama yang masing-masing memiliki akar budaya kuat. Warna merah melambangkan pengaruh budaya Tionghoa, dikenal dengan sebutan getih pitik atau darah ayam, yakni merah cerah khas Lasem yang menjadi identitas penting batik pesisir. Warna biru berasal dari tradisi batik Pekalongan dan mewakili pengaruh budaya Belanda yang pernah mendominasi kawasan pantai utara Jawa. Sementara warna coklat sogan mencerminkan pewarnaan khas budaya Mataraman dari Solo, menghadirkan sentuhan klasik yang mengikat ragam corak menjadi harmoni yang indah.

Proses pembuatannya pun unik, sebab dahulu satu kain batik harus berpindah kota untuk mendapatkan ketiga warna tersebut. Dari Lasem ke Pekalongan, lalu ke Solo. Perjalanan pewarnaan ini secara tidak langsung menjadi narasi sejarah tentang jalur distribusi budaya di Pulau Jawa.

Filosofi dan Nilai Sejarah yang Mendalam

Tak hanya kaya warna, batik tiga negeri juga memuat makna mendalam. Masing-masing corak dan warnanya mencerminkan nilai harmoni antaretnis dan akulturasi budaya yang sudah ratusan tahun terjalin. Tak heran jika batik ini tergolong premium dengan harga yang cukup tinggi. Namun, di baliknya terkandung warisan filosofi, sejarah, dan nilai estetika yang tak ternilai.

Halaman Selanjutnya
img_title