7 Karakteristik Makanan Korea Selatan, Sudah Tahu?
- www.freepik.com/jcomp
Kuliner, VIVA Banyuwangi –Masakan Korea telah mencuri perhatian dunia berkat kombinasi unik rasa, tekstur, dan presentasi yang memukau.
Setiap hidangan tidak hanya menggugah selera tetapi juga mencerminkan filosofi hidup yang menghargai keseimbangan antara alam dan manusia.
Dengan bahan-bahan segar, teknik memasak tradisional, dan nilai gizi yang tinggi, makanan Korea menjadi cerminan budaya yang kaya akan sejarah dan kreativitas.
7 Karakteristik Makanan Korea Selatan
1. Nasi Memberikan Kekuatan
Orang Korea memiliki ungkapan "한국인은 밥심으로 산다" yang berarti "Orang-orang Korea mendapatkan energi dari nasi."
Nasi adalah sumber energi utama dalam diet Korea, dan banyak hidangan tradisional disajikan dengan nasi putih atau nasi multigrain.
Meskipun tren dalam kesehatan mendorong pengurangan konsumsi karbohidrat, nasi tetap menjadi bagian penting dari makanan sehari-hari orang Korea.
2. Variasi Hidangan
Makanan Korea menawarkan berbagai pilihan hidangan yang dapat dinikmati setiap hari. Dari berbagai jenis kimchi hingga aneka banchan (lauk pauk), selalu ada sesuatu yang baru untuk dicoba.
Kekayaan dalam variasi ini membuat pengalaman bersantap menjadi lebih menarik dan tidak membosankan.
3. Bahan-bahan Unik yang Membuat Ketagihan
Beberapa bahan dalam masakan Korea mungkin terdengar asing, seperti rumput laut (김, gim) atau ikan teri kering.
Namun, setelah mencobanya, banyak orang yang jatuh cinta dengan rasa khasnya.
Misalnya, kimbap (김밥) yang terbuat dari rumput laut, nasi, dan isian lainnya, kini semakin populer di berbagai belahan dunia.
4. Bumbu dan Rasa yang Kuat
Hidangan Korea dikenal dengan penggunaan bumbu yang berani dan rasa yang kuat. Bahan seperti bawang putih, jahe, dan cabai sering digunakan untuk menciptakan profil rasa yang khas.
Selain itu, fermentasi adalah teknik umum yang dipakai untuk memberikan rasa yang intens pada hidangan seperti kimchi dan doenjang (pasta kedelai fermentasi).
5. Penyajian yang Estetis dan Menarik
Penyajian makanan dalam budaya Korea sangat diperhatikan. Warna-warni dari berbagai bahan dan tata letak yang rapi membuat hidangan tidak hanya lezat tetapi juga menarik secara visual.
Estetika ini menambah kenikmatan saat bersantap dan menggambarkan perhatian terhadap detail dalam budaya Korea.
6. Penggunaan Fermentasi untuk Kesehatan
Fermentasi adalah bagian dari masakan Korea. Makanan fermentasi seperti kimchi dan doenjang tidak hanya menambah rasa tetapi juga memberikan manfaat probiotik yang baik untuk pencernaan.
Proses fermentasi ini juga membantu dalam pengawetan makanan, membuat makanan lebih tahan lama.
7. Keseimbangan Gizi dalam Setiap Hidangan
Masakan Korea menekankan keseimbangan antara protein, karbohidrat, dan sayuran. Setiap hidangan biasanya mencakup berbagai macam sayuran, sumber protein seperti daging atau tahu, dan tentu saja, nasi. Hal ini memastikan asupan gizi yang seimbang dan sehat.
Itulah tujuh karakteristik yang membuat masakan Korea begitu istimewa. Dengan memahami aspek-aspek ini, kita dapat lebih menghargai kekayaan dan keunikan kuliner Korea.