Film Keluarga ini Cocok Dinikmati Sambil Menunggu Waktu Berbuka Puasa, Lucu dan Haru
- https://katadata.co.id/lifestyle/varia/665462204a2e6/sinopsis-how-to-make-millions-before-grandma-dies-yang-mengharukan
Film, VIVA Banyuwangi –“Keluarga yang Bahagia tidak lain adalah surga yang dipercepat (George Bernard Shaw)”. Bulan Puasa selalu memberikan rasa yang berbeda, seperti pengingat kepada manusia. Tidak hanya diminta untuk menguatkan keimanan, di bulan ini juga sebagai pengingat makna keluarga. Waktu berbuka dan sahur bersama keluarga menjadi moment yang sangat berharga. Sementara dibulan yang lain, kita disibukkan dengan pekerjaan dan hal lain diluar rumah. Dan menjelang Ramadhan selesai, tingkat arus mudik akan semakin tinggi, pertanda betapa rindunya anggota keluarga untuk saling bertemu di moment lebaran.
Memaknai kebersamaan keluarga, ciptakan moment yang menyejukkan hati dengan berkumpul dan melakukan kegiatan yang melibatkan rasa Bahagia dan haru. Salah satunya adalah dengan menikmati menonton film bersama. Berikut Film keluarga yang bisa menambah ikatan keluarga menjadi lebih kuat dan saling menjaga satu sama lain.
1. How to Make Millions Before Grandma Dies
Film Thailand ini menceritakan perjalanan hidup karakter bernama M. Ia rela meninggalkan pekerjaan untuk merawat neneknya, Meng Ju. Meng Ju mengidap penyakit kanker usus stadium akhir. Namun, ternyata M tidak memiliki niat tulus. M menginginkan warisan berupa rumah yang dimiliki neneknya. M berusaha menjadi cucu kesayangan agar menarik simpati neneknya, bahkan tinggal di rumah neneknya. Awal kebersamaan dengan niat terselubung ini, perlahan lahan menjadi kebiasaan hidup bersama dengan neneknya. M benar benar memperhatikan neneknya dan berusaha untuk menyenangkan neneknya, bahkan ikut selalu menemani sang nenek ke rumah sakit. Akhir cerita terdapat plot twist tentang warisan sang nenek dan bagaimana M menanggapi tentang warisan tersebut. Film ini sangat mengharukan, apalagi chemistry yang kuat antara nenek dan cucunya. Lucu sekaligus menguras air mata.
2. Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini
Film ini menceritakan 3 saudara yaitu anak pertama yang bernama Angkasa yang diperankan oleh Rio Dewanto, Anak kedua Bernama Aurora (Sheila Dara) dan anak bungsu Bernama Awan (Rachel Amanda).
Angkasa sebagai anak pertama dituntut harus menjadi kakak yang sempurna dan menjaga adik adiknya. Angkasa bahkan harus selalu menjemput Awan sebagai anak bungsu dari pulang kerja, karena Ayahnya sangat protektif terhadap si bungsu.
Karakter Aurora sebagai anak tengah ini sangatlah menyentuh hati para penonton, pasalnya karakter Aurora ini yang mandiri dan kuat sangatlah berbeda dengan saudara – saudaranya, ia cenderung kuat menanggung semuanya sendiri. Aurora merasa terasing karena perhatian ayahnya yang terlalu berlebihan terhadap Awan. Namun Awan juga tidak merasa Bahagia dengan yang telah dilakukan ayahnya karena merasa tidak memiliki kebebasan. Konflik anak pertama, kedua dan si bungsu ini menjadi kekuatan cerita film ini. Perlu rasanya nonton bersama keluarga, sehingga baik orangtua maupun anak bisa sama sama memahami apa yang dirasakan oleh setiap anggota keluarga.
3. Kulari ke Pantai
Film Kulari ke Pantai merupakan karya layar lebar dari sutradara Riri Riza dan produser Mira Lesmana. Berkisah tentang dua sepupu bernama Sam dan Happy yang sangat berbeda. Happy merupakan anak yang feminism dengan pernak Pernik kecantikannya, sementara Sam lebih berjiwa petualang. Film manis ini cocok ditonton bersama keluarga.
Happy yang dulu akur dengan Sam, kini malah merendahkan sepupunya. Ibu Happy pun meminta Happy untuk ikut dalam perjalanan Sam dan ibunya, Uci dengan harapan ia bisa mengenal dan menghargai sepupunya lebih baik.
Namun, perbedaan sifat keduanya membuat perjalanan darat dengan mobil menjadi penuh tantangan. Berbagai macam peristiwa mereka hadapi bersama di perjalanan ini membawa keduanya kembali saling mengenal dan menghadapi tantangan atas nama keluarga.