Kerja Keras Boleh, Tapi Jangan Lupa Hidup! 5 Cara Jaga Work-Life Balance Biar Tetap Waras
- Pexels: Julian Jagtenberg
Manfaatkan waktu libur (akhir pekan, cuti) atau waktu istirahat Anda sebaik mungkin untuk beneran istirahat! Coba deh 'putuskan sambungan' total dari urusan pekerjaan. Matikan notifikasi grup kerja, tahan keinginan buat buka email kantor (kecuali ada perjanjian khusus atau kondisi darurat banget). Biarkan otak dan badan Anda benar-benar rileks dan 'isi ulang baterai'. Kalau Anda kembali kerja dalam kondisi fresh, biasanya produktivitas malah bisa meningkat lho!
Mencapai keseimbangan kerja dan hidup pribadi atau work-life balance yang sempurna itu mungkin nggak gampang dan sifatnya dinamis ya, beda-beda tiap orang dan tiap waktu. Tapi, bukan berarti nggak bisa diusahakan! Dengan mencoba menerapkan 5 cara mengatur waktu kerja dan pribadi tadi – bikin batasan yang jelas, kerja lebih cerdas, menjadwalkan waktu non-kerja, berani bilang tidak, dan benar-benar 'putus sambungan' saat libur – kita bisa kok menjaga hidup kita lebih seimbang, nggak gampang stres, dan tetap 'waras' di tengah tuntutan zaman. Ingat, Anda kerja buat hidup, bukan hidup cuma buat kerja!
Yuk, mulai perhatikan keseimbangan hidup kita! Kesehatan dan kebahagiaan Anda itu aset paling berharga lho! Semangat ya!