Kerja Keras Boleh, Tapi Jangan Lupa Hidup! 5 Cara Jaga Work-Life Balance Biar Tetap Waras
- Pexels: Julian Jagtenberg
Prioritaskan: Fokus kerjakan tugas-tugas yang paling penting dan berdampak besar dulu. Jangan habiskan waktu di hal-hal sepele tapi nggak esensial. (Ingat tips manajemen waktu sebelumnya!)
Minimalkan Gangguan: Pas lagi butuh fokus tinggi, coba deh 'puasa' notifikasi HP atau medsos sebentar. Hindari juga multitasking yang nggak perlu karena seringkali malah bikin kerjaan nggak ada yang beres. Kerja efektif di jam kerja = lebih banyak waktu buat 'hidup'!
3. Jadwalkan Waktu Buat 'Dirimu Sendiri' & Hal Non-Kerja: Itu Sama Pentingnya!
Jangan sampai agenda Anda isinya cuma jadwal meeting atau deadline kerjaan melulu! Sadar atau nggak, waktu buat diri sendiri (me time), buat keluarga, teman, atau sekadar buat leyeh-leyeh itu sama pentingnya lho buat keseimbangan hidup. Coba deh sengaja jadwalkan waktu buat hal-hal non-kerja ini di kalender Anda, sama pentingnya kayak jadwal kerja. Entah itu jadwal olahraga rutin, waktu baca buku, quality time sama pasangan/anak, atau sekadar waktu buat nggak ngapa-ngapain. Hargai waktu pribadi Anda!
4. Berani Bilang 'Tidak' (dengan Sopan!) ke Tugas Tambahan yang Gak Urgent
Ini kadang susah, apalagi kalau ada rasa 'gak enakan'. Tapi, belajar bilang 'tidak' dengan sopan itu skill penting buat jaga work-life balance. Kalau Anda udah merasa overload atau ada permintaan/tugas tambahan yang sebenarnya nggak terlalu mendesak dan bakal mengganggu waktu pribadi Anda secara signifikan, nggak apa-apa kok untuk menolak atau menegosiasikan deadline-nya. Sampaikan alasan Anda dengan baik. Ingat, Anda juga punya batasan kapasitas.