Taman Edukasi Bencana: Langkah Cerdas Jatim Hadapi Risiko Bencana

Gubernur Jatim Resmikan Taman Edukasi Bencana
Sumber :
  • web.bpbd.jatimprov.go.id

Sidoarjo, VIVA Banyuwangi –Penjabat Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono memberikan apresiasi kepada BPBD Jatim atas upayanya memperkuat kapasitas kebencanaan masyarakat melalui Taman Edukasi Bencana. Apresiasi ini disampaikan usai peresmian wahana Taman Edukasi Bencana di area Tenda Pendidikan Bencana (Tenpina) Kantor BPBD Jatim, Waru, Sidoarjo.

img_title Jawa Timur Deklarasikan Provinsi dengan Event Terbanyak, Tarik 30 Persen Wisatawan Nasional

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Pj. Gubernur, didampingi Deputi Bidang Pencegahan BNPB Prasinta Dewi, Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto, dan sejumlah Kepala OPD. Dalam sambutannya, Adhy Karyono mengungkapkan rasa terima kasih kepada BPBD Jatim yang telah menghadirkan taman edukasi ini untuk masyarakat.

Menurutnya, taman ini sangat penting untuk memberikan pelajaran mitigasi yang tepat ketika terjadi bencana seperti gempa bumi, longsor, dan banjir. “Saya sangat bangga, salut dan terima kasih kepada BPBD Jatim. Untuk mengurangi risiko terjadinya bencana, 70 persen kekuatan kita adalah meningkatkan kesiapsiagaan dan mitigasi bencana,” ujarnya.

img_title RSI Siti Hajar Sidoarjo Berikan Pelayanan Kesehatan Gratis bagi Masyarakat di CFD Alun-Alun Sidoarjo

Taman Edukasi Bencana BPBD Jatim kini dilengkapi dengan fasilitas baru, termasuk Simulator Gempa, ruang Virtual Reality (VR), dan Diorama Kapal, serta ruang hening dan taman bermain. Pj. Gubernur juga meninjau armada baru BPBD, seperti Mobile Genset, Komodo, dan BPBD One.

Adhy Karyono mengimbau setiap daerah untuk memiliki Taman Edukasi Bencana, karena fasilitas ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan kapasitas dan menurunkan Indeks Risiko Bencana. Kalaksa Gatot Soebroto menambahkan bahwa taman ini merupakan upaya pemerintah dalam memberikan pelajaran mitigasi sejak dini kepada masyarakat.

img_title Salurkan Bansos di Kota Probolinggo, Khofifah Apresiasi Kemiskinan Turun 0,69 Persen dan Inflasi 3,1 Persen