Beras Mahal, Operasi Pasar Segera Digelar Pemkab Situbondo

Operasi pasar beras murah perum bulog
Sumber :
  • Dok.Bulog Jatim/ VIVA Banyuwangi

Situbondo, VIVA Banyuwangi – Guna menekan harga beras di pasaran yang terus melonjak naik, Pemerintah Kabupaten Situbondo akan menggelar operasi pasar Senin, 26 Februari 2024 pada 17 kecamatan yang ada. Operasi tersebut akan didukung penuh Perum Bulog setempat.

img_title Abu Batubara Selimuti Pemakaman Umum Desa Wonorejo, Warga Terancam ISPA

Dalam pelaksanaan operasi pasar tersebut akan dilakukan pada dua titik yang berdekatan dalam waktu yang sama.

Langkah ini diambil, agar tidak terjadi konsentrasi massa pada satu titik saja yang dikawatirkan akan datang secara bersamaan akibat harga beras di pasaran yang terus melonjak naik.

img_title Limbah Batu Bara Diduga Dibuang di Dekat Pemakaman Umum Desa Wonorejo

“Operasi pasar akan dimulai tanggal 26 Februari 2024 pada 17 kecamatan. Operasi pasar tersebut khusus untuk komoditi beras,” ujar Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Situbondo, Edy Wiyono.

Dalam operasi pasar khusus beras tersebut, Diskoperindag Situbondo akan mendapatkan dukungan penuh dari perum Bulog.

img_title DPRD Situbondo Dukung KSP Wisata Pasir Putih, Asal Sesuai Regulasi Aset Daerah

“Hari ini, kami (Diskoperindag) melaksanakan rapat bersama dengan Perum Bulog mengenai jadwal kegiatan operasi pasar khususnya beras, karena beras premium maupun medium di pasaran terus mengalami kenaikan harga,” tutur Edy Wiyono. Selasa, 20 Februari 2024.

Dalam setiap titik operasi pasar, akan disediakan 5 ton beras medium atau 10 ton beras setiap kecamatan yang mendapatkan giliran operasi pasar.

“Dua titik yang menjadi lokasi operasi pasar tersebut akan ditentukan oleh camat setempat. Setiap kecamatan ada 2 titik,” kata Kadis Koperindag pada Antara.

Saat operasi pasar beras murah digelar, bantuan pangan dari Kementrian Sosial juga akan diberikan dalam waktu bersamaan.

“Untuk menekan inflasi. Harga beras medium akan dijual 51.500 untuk kemasan 5 kilogram atau dijual dengan harga 10.300 setiap gramnya,” jelas Kadis Koperindag.

Harga tersebut jauh lebih murah dibandingkan dengan harga beras medium di pasaran yang sudah mencapai harga 16 ribu rupiah per kilogramnya.

Dengan operasi pasar tersebut diharapkan akan terjadi penurunan harga beras di pasaran hingga tidak terjadi kembali keresahan di masyarakat.