Petugas Keamanan KLHK Tuding Camat Wongsorejo Jadi Makelar Penjualan Buah Kapuk dan Pohon Kapuk, ada apa?

Pohon kapuk ditandain di lahan KLHK
Sumber :
  • Anton Heri Laksana/ VIVA Banyuwangi

Pekerja Mengaku Dapat Izin Potong Pohon Dari Camat

Jelang Lebaran, Kader Posyandu Desa Alasrejo Terima Insentif Rp 400 Ribu

“Bahkan saat sidak yang dilakukan Kapolsek Wongsorejo ( AKP Eko Darmawan) bersama Camat Wongsorejo (Ahmad Nuril Falah) di lokasi pembalakan liar, mereka juga mengaku sudah mendapatkan izin dari Camat,” kata Abdullah. 

Hal tersebut senada dengan pengakuan dari J alias R, terduga otak pembalakan liar pohon kapuk yang mengaku telah mengirimkan sejumlah uang pada Camat Wongsorejo untuk biaya akomodasi pengurusan izin pengelolaan lahan buah kapuk ke kantor KLHK di Jakarta. 

Pemberkasan PTSL di Desa Alasbuluh Dilanjutkan Pasca Lebaran

“Saya transfer 3x ke rekening Camat masing-masing 5 juta. Untuk tiket pesawat, makan dan hotel saat ke Jakarta,” aku J alias R. 

Camat dan Dua Kades Serta Ketua LBIH Semar ke Jakarta

Ketua LBIH Semar juga membenarkan keberangkatan ke kantor KLHK di Jakarta bersama Camat Wongsorejo Ahmad Nuril Falah untuk mendapatkan rekomndasi resmi dari KLHK. 

Camat Wongsorejo Bantah Terlibat Pembalakan Liar Pohon Kapuk di Lahan Milik KLHK, Camat: Itu Tuduhan yang Menyakitkan!

“Camat (Ahmad Nuril Falah), Kades Bengkak (Mustain), Kades Alasbuluh (Abu Soleh Said) dan saya yang berangkat ke Jakarta,” ungkap Ketua LBIH Semar, KGS Mohammad As’ad Muzaki. 

Halaman Selanjutnya
img_title