9 Jam Diperiksa Polisi, Pengedar Narkoba Lintas Sumatera Terbongkar!
- www.youtube.com @tvOneNews
Cimahi, VIVA Banyuwangi – Jaringan peredaran narkoba antar-provinsi kembali terungkap, kali ini di wilayah Jawa Barat.
Satuan Narkoba Polres Cimahi berhasil meringkus seorang pengedar berinisial MNS yang diduga menjadi bagian dari jaringan lintas-pulau.
Pelaku ditangkap saat menerima sebuah paket berisi 1 kilogram ganja kering yang dikirim dari Sumatera Selatan.
Penangkapan ini membuktikan bahwa para pengedar menggunakan berbagai modus baru untuk mengelabui petugas keamanan dan masyarakat.
Kepala Polres Cimahi, AKBP Niko N. Adi putra, menyebut penangkapan ini adalah keberhasilan dalam memberantas kejahatan terorganisir.
Barang bukti ganja dikemas secara rapi di dalam sebuah kotak suvenir dan ditutupi dengan makanan ringan untuk mengelabui petugas pengiriman.
Polisi menduga bahwa ini adalah modus baru yang sedang marak digunakan oleh sindikat narkoba.
"Ini adalah kejahatan terorganisir yang memanfaatkan kelengahan-kelengahan dari para aparat maupun dari masyarakat," ujar Kepala Polres Cimahi, AKBP Niko N. Adi putra. Selasa, 2 September 2025.
Menurut data kepolisian, MNS sudah lama menjadi target operasi dan diketahui mengedarkan ganja di wilayah Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat.
Pihak kepolisian juga terus mengejar pelaku lain yang berada di balik jaringan ini, termasuk pengirim paket dari Sumatera Selatan.
Kasus ini menjadi bukti bahwa ancaman peredaran narkoba terus berkembang dan memerlukan kewaspadaan ekstra.
Guna mencegah kejadian serupa, AKBP Niko Adiputra mengimbau masyarakat untuk lebih peduli dan peka terhadap lingkungan sekitar.
Pihak kepolisian tidak bisa bekerja sendirian dalam memberantas peredaran narkoba tanpa bantuan aktif dari masyarakat.
"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk lebih waspada, karena peredaran narkoba tidak lagi menggunakan cara-cara konvensional," tutur AKBP Niko N. Adi putra. Dikutip dari kanal YouTube @tvOneNews.
Penangkapan MNS dan pengungkapan modus baru ini diharapkan dapat menjadi peringatan bagi masyarakat dan aparat keamanan agar tidak lengah.
Kasus ini akan terus dikembangkan untuk mengungkap seluruh jaringan yang terlibat demi memutus mata rantai peredaran narkotika.