Menteri ESDM Bahlil Digugat Warga soal Kelangkaan BBM
- https://www.tvonenews.com/gallery-foto/berita/nasional/376108-bahlil-digugat-karena-kelangkaan-bbm-nama-menteri-esdm-diseret-bareng-pertamina-dan-shell-indonesia
Jakarta, VIVA Banyuwangi – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia digugat secara perdata ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus).
Terkait kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) swasta.
Gugatan tersebut juga melibatkan PT Pertamina (Persero) dan PT Shell Indonesia sebagai pihak tergugat.
Perkara itu terdaftar pada Senin, 29 September 2025 dengan nomor 648/Pdt.G/2025/PN Jkt.Pst, diajukan oleh seorang warga bernama Tati Suryati.
Pelapor mengaku kesulitan memperoleh BBM saat mengisi di SPBU Shell pada 14 September 2025.
“Kami menerima dan menghargai mekanisme hukum yang ada,” ucap Bahlil. Rabu, 1 Oktober 2025
Sebelumnya, Bahlil menyebut pihaknya bersama sejumlah SPBU swasta telah menyepakati skema impor tambahan BBM melalui Pertamina.
“Sejumlah SPBU swasta, termasuk Shell, Vivo, bp, dan Exxon Mobil, telah sepakat untuk melakukan impor tambahan lewat Pertamina,” ujar Bahlil. Dilansir dari antaranews.com
Langkah itu diambil untuk menjawab kelangkaan BBM di SPBU swasta yang berlangsung sejak Agustus.
“Bahan bakar yang dibeli berupa base fuel yang nantinya akan diolah di tangki SPBU masing-masing,” jelas Bahlil.
Namun, berdasarkan pertemuan lanjutan antara Pertamina dan badan usaha swasta ada yang perlu dipertimbangkan.
Beberapa perusahaan masih memerlukan waktu untuk berkonsultasi dengan kantor pusat global masing-masing sebelum menjalankan kesepakatan impor tersebut.