Sebelum Mudik, Simpan Nomor Layanan Darurat dan Informasi Perjalanan Ini

Antrian pemudik menuju jawa mengular hingga di luar pelabuhan
Sumber :
  • Dovalent Vandeva Derico/ VIVA Banyuwangi

Jakarta, VIVA Banyuwangi – Menjelang musim mudik Lebaran, para pemudik diimbau untuk mempersiapkan perjalanan dengan matang. Selain memastikan kondisi kendaraan dan kesehatan selama perjalanan, pemudik juga disarankan menyimpan berbagai nomor layanan darurat dan informasi perjalanan yang dapat dihubungi apabila terjadi situasi darurat di perjalanan.

img_title 2.729 Warga Kota Probolinggo Terima BLT DBHCHT Rp600 Ribu dari Pemkot

Informasi tersebut dapat membantu pemudik mendapatkan bantuan dengan lebih cepat, baik saat mengalami kendala di jalan maupun ketika membutuhkan informasi terkait kondisi lalu lintas.

Beberapa nomor darurat nasional yang dapat dihubungi selama perjalanan antara lain

img_title Dipilih Kemenko Pangan, Banyuwangi Jadi Percontohan Sistem Pemantauan Beras Nasional

112 untuk layanan darurat terpadu lintas instansi,

110 untuk kepolisian terkait laporan tindak kriminal maupun kecelakaan, serta

img_title Pilihan Anime Terbaik untuk Pemula yang Mudah Dipahami dan Seru

119 untuk layanan ambulans atau Public Safety Center (PSC) dalam keadaan darurat kesehatan.

Selain itu, pemudik juga dapat menghubungi

113 untuk layanan pemadam kebakaran,

115 untuk Tim SAR Nasional dalam proses pencarian dan evakuasi, serta

129 untuk laporan terkait bencana alam.

Bagi pemudik yang membutuhkan informasi terkait perjalanan, terdapat pula beberapa layanan yang dapat dimanfaatkan.

Layanan Jalur Mudik 24 jam di nomor 158 dapat digunakan untuk memperoleh informasi seputar arus mudik, sementara

Jasa Marga melalui nomor 14080 menyediakan layanan pelaporan kejadian di jalan tol.

Sementara itu, informasi terkait kondisi penyeberangan dapat diperoleh melalui ASDP Indonesia Ferry di nomor 191.

Selain nomor layanan, pemudik juga dapat memanfaatkan sejumlah aplikasi untuk memantau kondisi jalan secara real time. Aplikasi TRAVOY dari Jasa Marga menyediakan informasi seperti CCTV jalan tol, kondisi lalu lintas, tarif tol, hingga lokasi rest area. Sementara aplikasi TOL KITA yang dikembangkan oleh Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) memberikan informasi terkait ruas tol dan kondisi jalan tol di berbagai wilayah.

Melalui layanan tersebut, pemudik dapat memantau kondisi perjalanan sebelum maupun selama perjalanan berlangsung.

Dengan menyimpan berbagai nomor layanan darurat dan memanfaatkan aplikasi pemantau jalan, diharapkan perjalanan mudik dapat berjalan lebih aman dan nyaman bagi para pemudik.