Ranu Regulo, Spot Healing di Kaki Semeru!
- https://www.instagram.com/lavienbluez/
Wisata, VIVA Banyuwangi – Ranu Regulo bukan hanya sekedar danau kecil yang dibentuk oleh alam. Meski Namanya belum setenar Ranu Kumbolo, namun itulah yang membuat Ranu Regulo menjadi Istimewa. Pengunjung yang tidak begitu ramai, menjadikan Ranu Regulo spot healing sempurna bagi yang mencari ketenangan dan introvert friendly.
Tempat yang cocok untuk menepi sejenak dari kebisingan kota, dan hiruk pikuk rutinitas. Terletak di Desa Ranu Pani, Lumajang, Jawa Timur, Ranu Regulo memiliki ketinggian sekitar 2.100 mdpl. Tempatnya yang berada di kaki Gunung Semeru yang sunyi, seperti diciptakan untuk menenangkan diri dengan dekapan alam.
Ranu Regulo, alam yang menyapa dalam sunyi
Ranu Regulo selalu menyambut siapapun yang datang dengan tenang dan lembut. Anginnya yang cenderung tenang membelai dedaunan, seolah mempersilahkan yang datang padanya untuk menghela nafas sejenak. Tenda-tenda kecil, kabut tipis, dan mata-mata memandang danau yang beriak pelan, seperti memberi ruang untuk mengurai isi pikiran. Di Ranu Regulo pengunjung tak banyak melakukan aktivitas yang ribet, hanya duduk, tenang, bersama secangkir kopi hangat sudah menjadi momen untuk menikmati surga kecil Semeru.
Spot Healing yang wajib diabadikan
Jika ingin berkunjung, Ranu Regulo dapat di akses 2-3 jam perjalanan dari pusat kota Lumajang. Lokasinya berada di jalur yang sama dengan pendakian Gunung Semeru, yakni di Desa Ranu Pani. Setiap sudut di Ranu Regulo adalah lukisan hidup yang wajib di abadikan dalam potret. Kabutnya yang tipis, pantulan awan dan langit di permukaan danaunya yang tenang, pepohonan bahkan rumputnya semua sangat estetik dan instagramable. Beberapa spot favorit pengunjung yang wajib mempercantik feed Instagram kalian seperti berikut:
- Sunrise Ranu Regulo yang keemasan, membuatnya terlihat elok dan mengagumkan.
- Jembatan kecil di sisi barat Regulo, akan menghasilkan foto siluet ditambah pose duduk menikmati keindahan danau
- Camping dengan background bukit berselimut kabut, abadikan momen santai dalam tenda atau saat menikmati secangkir kopi hangat.