Hati-hati! Modus Penipuan Kerja Online di 2025 dan Cara Menghindarinya
- https://www.pexels.com/photo/a-man-in-brown-sweater-using-a-laptop-8055453/
Gaya Hidup, VIVA Banyuwangi –Masyarakat harus lebih waspada terhadap informasi lowongan kerja (loker). Menurut Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Anwar Sanusi salah satu yang perlu diwaspadai saat mencari kerja lewat internet ialah informasi loker di media sosial.
Kerja secara online memang cukup banyak diminati saat ini, karena masih besar peluangnya dan dapat dilakukan dari manapun. Sayangnya di balik kemudahan itu terselip risiko besar.
Salah satu risiko yang mengincar pelamar kerja ialah penipuan kerja online yang semakin marak dan sulit dikenali. Di tahun 2025, modusnya makin canggih, menyamar dengan lebih rapi, bahkan menggunakan teknologi untuk memperdaya korbannya.
Modus Penipuan Kerja Online
Modus penipuan kerja yang paling sering digunakan ialah mengaku bagian dari perusahaan terkemuka. Penipuan lowongan kerja biasanya akan memanfaatkan logo, nama, serta informasi perusahaan besar untuk mengelabui pelamar.
Nah, jika kamu sedang mencari pekerjaan secara online, yuk simak beberapa modus penipuan kerja lainnya yang wajib kamu waspadai agar tidak menjadi korban berikutnya!
1. Lowongan Kerja Palsu via WhatsApp atau Telegram
Banyak pelamar dihubungi oleh “HRD” lewat pesan pribadi dengan tawaran kerja instan dan gaji besar. Modus ini sering menggunakan:
- Nama perusahaan besar
- Logo dan identitas palsu
- Link formulir pendaftaran abal-abal
Biasanya mereka langsung menjanjikan kerja tanpa proses panjang. Setelah korban percaya, mereka akan meminta uang untuk pelatihan atau biaya administrasi.
2. Situs Karir Palsu yang Menyerupai Asli
Demi memperoleh keuntungan besar, penipu bahkan menyusun strategi dan mempersiapkan modal besar juga. Kini, penipu juga membuat website tiruan dari perusahaan besar atau platform job untuk menjaring korbannya.
Dari desain hingga logo yang tampak profesional. Tapi ketika kamu isi form lamaran, datamu bisa disalahgunakan.
Ciri-cirinya:
- Domain mencurigakan (misal: karir-ptxyz.work atau .net)
- Email balasan bukan dari domain resmi
- Tampilan mirip tapi tidak bisa diakses dari link utama perusahaan
3. Tawaran Kerja Freelance yang Tidak Jelas
Modus ini menyasar pengguna sosial media yang terbuka dengan kerja freelance. Mereka mengaku mencari content creator, editor, atau admin media sosial, dengan janji gaji harian atau mingguan yang tinggi.