Kastengel, Sajian Keju yang Mengikat Silaturahmi
- https://i0.wp.com/resepkoki.id/wp-content/uploads/2017/04/kastengel2.jpg?fit=583%2C356&ssl=1
Kuliner, VIVA Banyuwangi –Kastengel berasal dari kata Belanda kaasstengels, yang berarti batang keju. Pengaruh kuliner Eropa masuk ke Indonesia sejak masa kolonial dan kemudian mengalami penyesuaian dengan selera lokal. Masyarakat Indonesia yang gemar cita rasa gurih dan renyah menjadikan kastengel sebagai bagian tak terpisahkan dari hidangan hari raya.
Di momen Lebaran, kastengel bukan sekadar camilan. Ia menjadi simbol keramahan tuan rumah. Ketika tamu datang untuk bersilaturahmi, toples kastengel biasanya dibuka lebih dulu. Rasanya yang tidak terlalu manis membuatnya cocok dinikmati bersama teh hangat atau kopi. Teksturnya renyah di luar, namun sedikit rapuh di dalam, dengan sensasi keju yang terasa hingga suapan terakhir.
Resep Kastengel Lebaran
Bahan:
1. 250 gram mentega berkualitas
- 300 gram tepung terigu protein rendah
- 150 gram keju cheddar parut
- 50 gram keju edam atau parmesan parut
- 2 kuning telur
- 1 sdm susu bubuk
- 1/2 sdt garam
Olesan:
1. 1 kuning telur
- 1 sdm susu cair
- Keju parut secukupnya untuk taburan
Cara Membuat:
- Kocok mentega dan kuning telur hingga lembut, tidak perlu terlalu mengembang.
- Masukkan tepung terigu, susu bubuk, garam, dan keju parut. Aduk rata hingga menjadi adonan kalis.
- Gilas adonan setebal sekitar 1 cm, lalu potong memanjang seperti batang kecil.
- Susun di atas loyang yang telah dialasi kertas roti.
- Olesi permukaan dengan campuran kuning telur dan susu.
- Taburi keju parut di atasnya.
- Panggang dalam oven suhu 150–160°C selama 25–30 menit hingga keemasan.
- Dinginkan sebelum disimpan dalam toples kedap udara.
Kastengel dapat bertahan hingga satu bulan jika disimpan dengan baik di tempat kering dan tertutup rapat.