Mendorong Pertumbuhan Peternak Ayam Kampung di Banyuwangi, Melalui Pelatihan Pembuatan Pakan
- jumroini subhan / Viva Banyuwangi
Sementara itu, Kepala Bidang Budidaya dan Usaha Peternakan Dinas Pertanian Banyuwangi, Abdurrazak, meluruskan pandangan mengenai langkah-langkah yang diambil untuk memastikan pertumbuhan yang seimbang di sektor peternakan dan mencegah inflansi daerah. Dalam konteks ini, dilakukan pelatihan serta bimbingan teknik dalam pembuatan pakan ayam.
Abdurrazak mengungkapkan bahwa kegiatan ini memiliki tujuan mendasar yaitu meningkatkan populasi ternak. Dengan demikian, diharapkan Banyuwangi mampu menjaga keseimbangan ekonomi daerah melalui peternakan. Lebih dari itu, tujuan yang sama juga mengarah pada kesejahteraan masyarakat.
Ia menyoroti rencana pemerintah daerah yang diwujudkan melalui program Banyuwangi Reibon. Program ini menjadi tonggak penting dalam mendukung peternak yang terdampak oleh pandemi Covid-19. Dengan penyediaan bimbingan teknis dan pendampingan usaha peternakan, diharapkan pelaku usaha yang terpuruk dapat bangkit dan kembali berkontribusi.
“kegiatan ini bertujuan agar populasi ternak kita meningkat, dan tentunya Banyuwangi tidak terjadi inflansi daerah dari sektor peternakan, tentu saja mensejahterakan masyarakat. Kami berharap dengan program Bupati yaitu Banyuwangi Reibon kita berjuang agar peternak – peternak yang tumbang karena pandemic covid-19, mampu bangkit kembali dengan adanya bimbingan teknis dan pendampingan usaha peternakan,” terangnya.
Dalam upaya mendukung pelaku usaha peternakan, Dinas Pertanian Banyuwangi melakukan pendampingan untuk usaha peternakan pada kelompok yang mengajukan program tersebut . Program ini mencakup penyediaan obat-obatan, pakan ternak, dan vaksinasi. Selain itu, untuk hewan kambing dan sapi, tersedia layanan kawin suntik yang dapat diakses secara cuma-cuma.
“semua itu kita lakukan agar populasi itu meningkat, terutama kawin suntik kita gratiskan agar populasi itu meningkat sehingga kelahiran ternak tidak terhambat agar populasi ternak seperti kambing dan sapi meningkat agar populasinya cukup dan memadai,” kata Abdurrazak kepada wartawan.
Abdurrazak menjelaskan bahwa langkah-langkah tersebut bertujuan untuk merangsang pertumbuhan populasi ternak secara optimal. Khususnya, program kawin suntik yang ditawarkan tanpa biaya bertujuan memastikan kelahiran ternak tak terhambat. Dengan begitu, pertumbuhan populasi kambing dan sapi akan terjaga dan mencukupi.