Pengurus PWI Banyuwangi Periode 2023-2026 Resmi Dilantik

Pelantikan Pengurus PWI Banyuwangi Priode 2023-2026
Sumber :
  • Moh. Hasbi/VIVA Banyuwangi

Banyuwangi, VIVA Banyuwangi – Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Banyuwangi Priode 2023-2026 Resmi Dilantik.

img_title Jawaban Jokowi Terkait Gugatan Ijazah Gibran: Nanti Ijazah Jan Ethes Ikut Dipermasalahkan!

Kegiatan pelantikan digelar pada Sabtu 2 November 2023, dengan tema Peningkatan Kapabilitas Peliputan Jelang Pemilu 2024. Acara tersebut digelar di Gedung Djuang Banyuwangi, diikuti seluruh anggota Pengurus dan para undangan.

Ketua PWI Banyuwangi Budi Wiriyanto mengatakan pelantikan ini merupakan kelanjutan dari hasil Konferensi Cabang PWI Banyuwangi yang digelar pada tiga minggu lalu.

img_title Penetapan Calon Anggota DPRD Jember: Dinamika Politik Lokal di Bawah Sorotan

"Kegiatan Pelantikan ini merupakan sebagai bentuk penyegaran organisasi PWI Banyuwangi," ucap Budi dalam sambutannya.

Budi juga menyebutkan Pemilihan Gedung Djuang ini dipilih bukan tanpa alasan, namun karena seluruh anggota PWI Banyuwangi berkomitmen untuk berjuang bersama sebagai mitra.

img_title KPU Situbondo Tetapkan 509.074 Pemilih Sementara: Data Pemilih Bisa Terus Berubah

"Stigma wartawan akhir-akhir ini memiliki konotasi yang negatif, maka dari itu PWI Banyuwangi akan berkoordonasi dengan seluruh stakeholder agar tidak ada lagi stigma tersebut," sebut Budi.

Lanjut kata Budi, anggota PWI Banyuwangi berjumlah 40 orang dan semua sudah berlisensi dan lulus Uji Kompetensi Wartawan (UKW).

"PWI adalah organisasi profesional dan 90 persen anggotq kami lolos UKW dan itu yang menjadikan kami profesional dalam menjalankan tugas," tegasnya.

Budi meneruskan dalam sambutannya mengatakan Ke depan PWI Banyuwangi akan menjalin kerja sama untuk membangun Kabupaten Banyuwangi.

"Semua wartawan yang bergabung di dalam PWI benar-benar profesional dan memenuhi standart dan itu menjadi bekal untuk menjalankan tugas menulis berita," sebut Budi.

Sementara itu, Wakil Ketua PWI Bidang Organisasi Jatim Mahmud Suharmono mengatakan dalam pemaparannya produk wartawan adalah berita, maka dari itu perlu dipertanggungjawabkan oleh penulisnya.

Selanjutnya, mendekati Pemilu 2024 ini wartawan diharap agar lebih berhati-hati untuk mengolah berita. Karena saat ini tugas seorang jurnalis untuk memerangi berita hoaks itu berat. Karena banyak bermunculan produk media sosial khususnya di tahun politik ini.

"Sarana informasi sebagai media bukan hanya kontrol sosial saja. Tapi kita juga perlu memerangi berita hoaks," paparnya.

Selain itu pewarta juga harus lebih meningkatkan produk jurnalistik di bidang pendidikan agar lebih memajukan media.

"Jika kita ingin memajukan bidang pendidikan seharusnya penulis lebih paham terkait berita yang ditulis agar benar-benar menghasilkan produk jurnalistik yang berkualitas," jelasnya.

Halaman Selanjutnya
img_title