Uang Tabungan Nasabah Di Koperasi Simpan Pinjam Tidak Cair
- Dovalent Vandeva Derico Laksana
Banyuwangi – Keresahan melanda ratusan nasabah koperasi simpan pinjam (KSP) karena uang tabungan mereka terancam tidak cair.
Kondisi ini dialami oleh Rusmini yang mengaku memiliki uang tabungan senilai Rp3.550.000 yang tidak bisa dicairkan sampai hari ini (06/05/2023) meskipun sudah melakukan usaha berkali kali.
"Awal dijanjikan sebelum ramadhan seluruh dana bisa dicairkan namun sampai sekarang tetap tidak ada kejelasan," ujar warga Dusun Galekan Desa Bajulmati Kecamatan Wongsorejo Kabupaten Banyuwangi tersebut.
Sebelumnya, Rusmini sejak setahun lalu sudah menabung pada petugas dari KSP BMT yang selalu datang ke rumahnya setiap hari untuk mengambil uang tabungan.
Buku tabungan KSP BMT di Desa Bajulmati
- Dovalent Vandeva Derico Laksana
"Saya mengumpulkan sedikit demi sedikit uang itu. Rencananya akan saya pakai untuk keperluan kebutuhan hari raya namun jadinya seperti ini," tambahnya pemilik warung makan Beta tersebut.
Hal senada juga disampaikan oleh Farida yang mengaku mengalami kerugian lebih dari 11 juta rupiah yang seharusnya bisa dicairkan pada bulan ramadhan lalu.
Buku tabungan KSP BMT di Desa Bajulmati
- Dovalent Vandeva Derico Laksana
"Saya pernah tanya sama pemimpin BMT yang disini (Bajulmati,red) namun jawabannya tidak ada kepastian. Malah terkesan lempar tanggung jawab," ungkapnya.
Ironisnya, Farida juga memiliki beberapa akun buku tabungan untuk menyimpan uang hasil jerih payahnya dalam usaha dagangnya setiap hari.
"Saya benar benar butuh uang tersebut. Apapun alasannya, uang tersebut harus cair dalam waktu 2 bulan. Dan itu artinya bulan depan (Juni)," tandasnya.
KSP BMT di Desa Bajulmati
- Dovalent Vandeva Derico Laksana
Sementara itu kantor BMT Di Bajulmati sudah tidak beraktifitas sejak pertengahan puasa lalu seiring menguatnya permasalahan ini.