Jasad Anak yang Tewas Tergantung Akan Diotopsi, Ini Indikasinya
- Dovalent Vandeva Derico/ VIVA Banyuwangi
Banyuwangi, VIVA Banyuwangi – Jasad pelajar kelas 5 MI yang ditemukan tewas tergantung di kandang sapi akan dilakukan otopsi.
Diketahui, status korban saat ini tengah tinggal bersama kedua orang tua angkatnya.
Sang paman sebelumnya enggan keponakannya tersebut untuk dilakukan otopsi.
Namun saat kedua orang tua kandung korban mengetahui kejadian tersebut, pemeriksaan diminta untuk terus berlanjut.
“Dari pihak keluarga pamannya tidak mau diotopsi, namun, kami menemukan orang tua kandung, berdomisili di surabaya, dan posisi ada di ponorogo, dari orang tua kandung, minta diotopsi” tutur Kasat Reskrim Andrew Vega kepada Banyuwangi.viva.co.id
Pihak kepolisian masih terus melakukan olah tkp serta meminta keterangan saksi dari warga sekitar maupun teman dekat korban.
Hingga saat ini, masih belum diketahuinya motif yang melatarbelakangi D melakukan hal tersebut, meninggalkan jejak tanda tanya dan berbagai indikasi.
“Hasil visum sementara ini, sudah dilaksanakan, tapi hasil otopsi kami belum dapat, saat ini masih proses dan jenazah sudah dibawa ke RSUD Blambangan untuk menunggu administrasi terkait hasil otopsi”
Sebelumnya, telah ditemukan pelajar kelas 5 Madrasah Ibtidaiyah tergantung di kandang sapi pada Senin, 22 Januari 2024, jasad pelajar tersebut kemudian diturunkan oleh pihak keluarga sebelum polisi datang ke lokasi kejadian. Kasus tersebut sedang dalam penyidikan polisi.