KP3 Bondowoso Janji Tindak Lanjuti Beredarnya Indikasi Pupuk Palsu

Ketua KP3 Kabupaten Bondowoso, Haeriah Yuliati
Sumber :
  • Zainul Muhaimin/ VIVA Banyuwangi

Bondowoso, VIVA Banyuwangi – Masyarakat Kabupaten Bondowoso, Provinsi Jawa Timur (Jatim) diresahkan dengan peredaran pupuk bermerk ‘Mikrota Yara’ yang terindikasi palsu.

7 Pesan Bupati Banyuwangi Kepada 187 Kades yang Terima SK Perpanjangan Masa Jabatan 2 Tahun

Peredaran tersebut, dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab di 3 Kecamatan yang ada di Kabupaten Bondowoso, yakni di Kecamatan Maesan, Kecamatan Wringin dan Kecamatan Botolinggo.

Ketua KP3 Kabupaten Bondowoso, Jatim, Haeriah Yuliati menanggapi persoalan tersebut.

187 Kepala Desa se-Kabupaten Banyuwangi Terima SK Perpanjangan Masa Jabatan 2 Tahun

"Kami akan segera berkoordinasi dengan tim untuk menindaklanjuti temuan ini," ucap Haeriah.

Namun untuk sementara, KP3 belum bisa menggelar rapat internal lintas instansi di KP3 Bondowoso.

187 Kades dan BPD Terima SK Perpanjangan Masa Jabatan, Ini Harapan Bupati Banyuwangi

"Tindakan yang kami lakukan lebih dulu dengan mensosialisasikan kepada para camat untuk diteruskan kepada seluruh Kepala Desa (Kades) di Bondowoso, supaya masyarakat tidak tertipu membeli pupuk yang diduga palsu. Harus teliti dulu sebelum membeli," ujar wanita yang juga menjabat sebagai Penjabat Sekertaris Daerah (PJ Sekda) Kabupaten Bondowoso ini.

Sementara itu, Asisstant Vice President PT Pupuk Indonesia (PI) Jatim III, Yoyo Supriyanto menegaskan, jika PT PI tidak memproduksi pupuk merek Mikrota Yara.

Halaman Selanjutnya
img_title