Lebaran Ketupat, Dimanfaatkan Penjual Janur Raup Cuan

Wadah ketupat mulai diburu warga
Sumber :
  • Sugianto/ VIVA Banyuwangi

Jember, VIVA Banyuwangi –Moment lebaran ketupat dimanfaatkan penjual Janur untuk meraup keuntungan atau cuan.

img_title World Kids x Pets Carnival JFC di Jember, Tumbuhkan Kreativitas Anak dan Cinta Hewan

Seperti yang dilakukan Mulyono (31) asal Dusun Gading, Desa Darsono, Kecamatan Arjasa, sejak 3 tahun lalu menjual Janur untuk dibuat ketupat. 

"Hanya jual janurnya, kalau ada yang minta ketupat tak proses," kata Mulyono, Minggu (14/4/2024). 

img_title Hilirisasi Jagung Diperkuat, Pemkab Jember Gandeng UKRI dan Kementerian

Dirinya mengaku, mendapatkan Janur dari temannya yang membeli langsung ke petani kelapa di wilayah sekitar Arjasa. 

Janur, bahan pembuat wadah ketupat

Photo :
  • Sugianto/ VIVA Banyuwangi

img_title KASAU Hadiri Panen Raya Tebu di Jember, Tegaskan Dukungan Target Swasembada Gula Nasional

"Biasanya kalau tidak hari raya di kirim ke Bali. Kalau hari raya di Jember saja, karena pelanggan dari Pasar Tanjung, Ambulu, Bangsalsari, Tanggul bahkan Lumajang banyak," sebutnya. 

"Tergantung pesanan dan harga cocok. Soalnya langsung ke pedagang ketupat," sambungnya. 

Sedangkan untuk Janur, satu ikat yang berisi seribu bayangan Janur dipatok harga 300 ribu. Sedangkan dari kemarin, sudah 15 ribu barang Janur yang dikirim ke pemesan. 

"Pengiriman kepada pemesan sudah mulai kemarin, mungkin besok terakhir. Saya jual Janur sudah tiga tahun berjalan," bebernya. 

Perkebunan kelapa bahan baku janur

Photo :
  • Sugianto/ VIVA Banyuwangi

Sengaja, Mulyanto memanfaatkan momen lebaran ketupat untuk mendapatkan tambahan pemasukan ekonomi. 

Sedangkan untuk melakukan pengiriman Janur, dirinya menggunakan sepeda motor ke setiap pemesan.