Sumpah Pocong Saka Tatal: Antara Kebenaran dan Syirik

Sumpah Pocong Saka Tatal: Antara Kebenaran dan Syirik
Sumber :
  • Dok. tvOne News/ VIVA Banyuwangi

Jakarta, VIVA Banyuwangi –Mantan terpidana kasus pembunuhan Vina Cirebon, Saka Tatal, kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, Saka Tatal melakukan tindakan yang cukup mengejutkan: menjalani ritual sumpah pocong.

Hukum Tidak Berpuasa Saat Perjalanan Mudik

Dengan mengenakan kain kafan dan mengucapkan kalimat sumpah di hadapan banyak saksi, Saka Tatal berharap dapat membuktikan bahwa dirinya tidak terlibat dalam kasus tersebut.

"Demi Allah saya bersumpah, bahwa saya tidak melakukan pembunuhan atau pemerkosaan terhadap Eky dan Vina,” tegas Saka Tatal saat menjalani ritual tersebut.

I’tikaf di 10 Malam Terakhir Ramadan, Ini Niat dan Tata Cara

Saka Tatal bahkan menyertakan ancaman azab bagi dirinya jika terbukti berbohong.

Upaya Terakhir atau Pelanggaran Syariat?

Bagi Saka Tatal, sumpah pocong ini mungkin dianggap sebagai upaya terakhir untuk membersihkan namanya.

5 Cara Ampuh Mendapatkan Lailatul Qadar: Malam yang Lebih Baik dari 1000 Bulan!

Namun, bagi sebagian kalangan, terutama umat Islam, ritual ini justru dianggap sebagai pelanggaran terhadap ajaran agama.

Halaman Selanjutnya
img_title