Komisi III DPR RI Soroti Polisi RW yang Diluncurkan Jelang Pemilu 2024

Wakapolri di cecar pertanyaan oleh Komisi III DPR RI
Sumber :
  • Grafis banyuwangi.viva.co.id

Banyuwangi – Program 'Polisi RW' yang belum lama ini diluncurkan Polri di beberapa wilayah menuai sorotan sejumlah anggota Komisi III DPR RI. Banyak yang menyoroti program tersebut lantaran diluncurkan jelang Pemilu 2024

Banyak Kejadian Khusus, Puluhan TPS di Jember Hitung Ulang

Salah satu anggota Komisi III DPR RI yang menyoroti adalah Aboe Bakar Alhabsy dari fraksi PKS. Aboe menilai program 'Polisi RW' ini sebagai suatu langkah yang positif. Hanya saja, ia menyoroti anggaran yang diberikan untuk program 'Polisi RW' tersebut.

"Saya pikir perlu ada penjelasan nanti program ini dicantolkan kemana anggarannya? Saya belum lihat itu dan apa program ini tidak akan membebani anggaran kita?" tanya Aboe dalam rapat kerja bersama pimpinan Polri di ruang rapat Komisi III DPR RI, Senin, 5 Juni 2023.  

Suara Partai Tergerus, Suara Caleg Partai Gerindra Banyuwangi Bertambah, Kecurangan?

Baca juga : Ingin Lebih Dekat Dengan Masyarakat, Polresta Banyuwangi Bentuk Polisi RW

"Apakah program ini tidak overlap dengan Bhabinkamtibmas? Karena ini menjelang Pemilu jadi orang ini pada tanya, kalau saya sih biasa-biasa saja," sambungnya. 

Cerita Anak Muda yang Menjadi Anggota KPPS, Bekerja Selama 27 Jam pada Hari Pencoblosan Pemilu 2024.

Di sisi lain, anggota Komisi III fraksi Nasdem Taufik Basari juga menyoroti program 'Polisi RW' ini. Dia berharap agar Komisi III dapat dilibatkan dalam mengawasi program baru dari Polri itu. 

"Jika nanti (Polisi RW) direalisasikan, anggap sebagai suatu uji coba kita. Menurut saya, bisa menjadi subject to be evaluated, maksudnya kita di Komisi III bisa dilibatkan juga pengawasan dalam pelaksanaannya," ucap Taufik. 

Halaman Selanjutnya
img_title