Tanpa Bukti, Remaja Dituduh Curi Motor dan Dipukuli Massa!

Tanpa Bukti, Remaja Dituduh Curi Motor dan Dipukuli Massa!
Sumber :
  • youtube.com

Sukabumi, VIVA Banyuwangi – Tragedi persekusi yang menimpa seorang remaja berinisial G di Sukabumi menjadi sorotan tajam. Pasalnya, G dianiaya tanpa belas kasihan padahal tidak ada bukti kuat yang menunjukkan ia adalah seorang pencuri. Massa terlanjur emosi dan main hakim sendiri.

img_title Pemkab Banyuwangi Enggan Teken Surat Tuntutan, Aliansi Banyuwangi Menggugat Nyatakan Mosi Tidak Percaya

Seperti dikutip dari video yang dilansir kanal YouTube @tvOneNews pada Selasa, 12 Agustus 2025, G yang saat itu memakai kaus loreng dipukuli dan diseret. Ia dituduh sebagai pencuri motor oleh sekelompok orang. Tuduhan tersebut ternyata tidak terbukti.

Menurut G, ia tidak tahu mengapa sekelompok orang mengejarnya. Ia hanya sedang dalam perjalanan.

img_title Dua Perempuan Bertengkar dan Saling Jambak di Pantai Kampe Banyuwangi, Viral di Sosial Media

"Saya hanya mengantarkan dompet ayah saya," ujar G.

Ia pun menceritakan detik-detik mencekam saat persekusi terjadi. Ada dua orang yang mengejarnya. Salah satu dari mereka meneriakkan kata-kata "Tangkap dia!" yang memancing kerumunan.

img_title DPC GMNI Banyuwangi Soroti Dugaan Jual Beli Titik Lokasi MBG, Desak Pemerintah Lakukan Investigasi Menyeluruh

"Mereka sudah menunggu saya di depan," ujar G.

Ia menjelaskan, salah satu dari mereka bahkan sudah membawa benda tumpul. Ia langsung dihentikan dan dihakimi. G mengaku sudah mencoba membela diri. Namun, upayanya sia-sia.

"Saya tidak didengarkan," ujar G.

Ia menambahkan, tidak ada satu pun warga yang percaya bahwa ia sedang mengantarkan dompet ayahnya. Hingga akhirnya, ia pasrah. Peristiwa ini menjadi momen paling traumatis dalam hidupnya.

Setelah persekusi, G akhirnya dibawa ke klinik untuk mendapatkan perawatan medis. Meskipun tidak ada bukti yang mengarah pada G, para pelaku persekusi tetap tidak kapok. Mereka harus mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Polisi kini tengah mengusut kasus persekusi ini. Para pelaku main hakim sendiri akan segera ditangkap. Karena perbuatan mereka sudah melanggar hukum.