3 Kader PDIP Hengkang, Puan Maharani Mengamuk!
- youtube.com
Solo, VIVA Banyuwangi – Ketua DPP PDIP Puan Maharani akhirnya angkat bicara soal hengkangnya tiga kadernya. Tiga mantan kader PDIP di Solo itu kini secara resmi bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Kepindahan ini membuat dunia politik heboh dan memicu beragam spekulasi.
Seperti dikutip dari video yang dilansir kanal YouTube @tvOneNews pada Rabu, 13 Agustus 2025, Puan Maharani tampak tidak terlalu terganggu. Ia bahkan mengatakan bahwa ia tidak masalah jika ada kader yang ingin pergi. Hal itu adalah pilihan pribadi yang harus dihormati.
"Tidak masalah jika ada kader yang tidak lagi ingin di PDIP," ujar Puan Maharani. Seperti dikutip dari video yang dilansir kanal YouTube @tvOneNews.
Ia menilai, setiap orang memiliki hak untuk menentukan jalan politiknya sendiri. Puan menekankan bahwa PDIP adalah partai yang besar dan kuat.
Tiga kader yang dimaksud adalah Ginda Verah Triawan, Dyah Retno Pratiwi, dan Wawanto. Wawanto sendiri adalah mantan anggota DPRD Solo yang cukup dikenal. Kepindahan mereka menjadi pukulan bagi PDIP di Solo.
Puan Maharani menegaskan bahwa ia tidak khawatir dengan kepindahan tiga kader tersebut. Ia yakin, PDIP akan tetap solid.
"PDIP tidak akan terpengaruh," ujar Puan Maharani. Seperti dikutip dari video yang dilansir kanal YouTube @tvOneNews.
Ia juga berharap, para kader yang memilih keluar bisa sukses di partai barunya. Puan menyampaikan, setiap orang berhak mencari tempat yang paling sesuai. Ia hanya bisa mendoakan yang terbaik bagi mereka.
"Kami mendoakan yang terbaik untuk mereka," ujar Puan Maharani. Seperti dikutip dari video yang dilansir kanal YouTube @tvOneNews.
Puan menunjukkan sikap legawa di hadapan publik. Hal ini seakan ingin meredam isu perpecahan di internal partai.
Bergabungnya tiga mantan kader PDIP ini menjadi amunisi baru bagi PSI. PSI di bawah kepemimpinan Antonius Yogo Prabowo berhasil mendapatkan tambahan kekuatan. Kekuatan yang bisa digunakan untuk menghadapi pemilu mendatang.
Antonius Yogo Prabowo sendiri menyambut hangat kehadiran tiga mantan kader PDIP itu. Ia menilai, mereka memiliki visi dan misi yang sama dengan PSI. Oleh karena itu, ia yakin mereka akan menjadi aset berharga.