Prabowo Panggil Airlangga hingga Raja Juli, Apa yang Akan Dibahas?

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto
Sumber :
  • https://www.tvonenews.com/gallery-foto/berita/nasional/369552-tiba-tiba-deretan-menteri-mulai-dari-airlangga-bahlil-hingga-raja-juli-dipanggil-prabowo-ke-istana-ada-apa

Jakarta, VIVA Banyuwangi – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengundang beberapa menteri ke Istana Kepresidenan. Selasa, 9 September 2025.

img_title GAPEMBI Sowan ke Kejari Kota Probolinggo, Ungkap 5-7 SPPG MBG Masih Tunggu Arahan BGN

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, serta Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni tampak hadir di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

Airlangga menyebutkan bahwa agenda utama pertemuan tersebut berkaitan dengan perkembangan situasi ekonomi.

img_title 520 Hektare Terdampak Karhutla, Menhut Bentuk Incident Commander di Bromo

"Biasanya kalau urusan saya memang terkait ekonomi, jadi nanti kita lihat perkembangannya," ujar Airlangga. Seperti dilansir dari antaranews.com

Selain itu, Airlangga menambahkan bahwa Presiden juga memanggil Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

img_title Menteri ESDM: RI Kembangkan CNG untuk Alternatif Pengganti LPG 3 Kg

Dari sisi lingkungan, Raja Juli Antoni menjelaskan telah menyiapkan sejumlah data yang relevan.

"Kemungkinan saya akan menyiapkan bahan terkait pemanfaatan hutan sebagai sumber cadangan pangan, energi, dan air," kata Menteri Kehutanan

Raja Juli juga menuturkan dirinya akan melaporkan perkembangan program konservasi di Aceh dan Lampung.

"Kemungkinan Pak Presiden akan menanyakan PECI, Peusangan Elephant Conservation Initiative, di Aceh. Lahannya untuk konservasi gajah, serta rencana restorasi hutan di Way Kambas," ucap Raja Juli

Selain nama-nama tersebut, turut hadir Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid serta Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono.