Banjir Lumpur di Jember, Jalan dan Sekolah Terdampak
- https://www.google.com/amp/s/jatim.antaranews.com/amp/berita/973241/akses-jalan-dan-satu-sekolah-di-jember-terdampak-banjir
Jember, VIVA Banyuwangi –Hujan deras yang mengguyur wilayah Jember, Jawa Timur, menyebabkan debit air Sungai Gila meluap hingga mengakibatkan banjir lumpur di sejumlah titik. Akibatnya, akses jalan dan satu sekolah dasar, SDN Sumbersalak 02, terdampak parah.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember, Indra Tri Purnomo, menjelaskan hujan lebat terjadi sejak Selasa, 9 September, pukul 14.20 WIB dan terus berlangsung hingga Rabu, 10 September, pukul 06.00 WIB.
"Sungai Gila mengalami kenaikan debit air. Saluran irigasi yang dangkal tidak mampu menampung air, akhirnya meluap dan membanjiri akses jalan serta halaman SDN Sumbersalak 02," kata Indra dikutip banyuwangi.viva.co.id dari jatim.antaranews.com. Rabu, 10 September 2025.
Banjir yang membawa lumpur tebal ini mengganggu aktivitas warga dan siswa. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Jember langsung diterjunkan ke lokasi untuk membersihkan material lumpur. Mereka berkoordinasi dengan pemadam kebakaran (Damkar) Kalisat.
"Saat ini banjir sudah surut. Damkar Kalisat juga sudah melakukan penyemprotan dan pembersihan material lumpur di jalan dan halaman sekolah, sehingga kini sudah bersih," tambah Indra Tri Purnomo.
Indra mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem. Pihaknya juga merekomendasikan pembersihan saluran irigasi secara berkala untuk mencegah pendangkalan dan banjir serupa di masa mendatang.
Menurut data BPBD Jember, beberapa kecamatan di wilayah itu termasuk daerah rawan banjir, di antaranya Kecamatan Semboro, Sumberbaru, Puger, Ambulu, Wuluhan, Kaliwates, Sumbersari, dan Patrang.(*)