Keracunan Massal di Purworejo, 110 Siswa Terdampak Program MBG
- https://www.tvonenews.com/gallery-foto/berita/nasional/356609-komisi-ix-dpr-ri-minta-bgn-segera-cabut-izin-dapur-mbg-yang-terbukti-lalai
Purworejo, VIVA Banyuwangi – Sekitar 110 siswa dari SMP Negeri 8 dan SMA Negeri 3 Purworejo harus mendapatkan perawatan medis setelah mengalami gejala yang diduga akibat keracunan makanan dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Para siswa tersebut dilarikan ke puskesmas maupun rumah sakit. Kamis, 2 Oktober 2025.
Dinas Kesehatan Kabupaten Purworejo langsung melakukan penanganan dengan mengevakuasi siswa ke fasilitas kesehatan.
Termasuk Puskesmas Bubutan dan Bragolan, untuk memastikan kondisi mereka tertangani dengan baik.
"Sekitar 110 siswa mengalami keluhan kesehatan, mulai dari mual, muntah, diare, hingga pusing," kata Surveilans Dinas Kesehatan Kabupaten Purworejo, Ratri Nur Hidayat. Jumat, 3 Oktober 2025
Ratri merinci, dari jumlah tersebut, 56 siswa menjalani rawat jalan di Puskesmas Bubutan, sementara delapan siswa lainnya masih dalam tahap observasi.
"Gejala serupa juga dialami oleh 37 siswa dan satu guru yang diperiksa di sekolah, dengan tambahan satu orang rawat jalan di Puskesmas Bragolan," tambah Ratri. Dilansir dari antaranews.com
Lebih lanjut, Ratri menyebut gejala keracunan tersebut diduga berasal dari menu makanan yang dikonsumsi pada Kamis siang.
Menu tersebut antara lain tahu, kentang rebus, telur puyuh rebus, sayur wortel, selada, timun, dan sambal kacang.
Dinkes pun sudah berkoordinasi dengan pihak puskesmas terkait untuk menelusuri sumber pasti penyebab kasus tersebut.
Sebagai langkah pencegahan, Dinkes juga memberikan imbauan khusus kepada Satuan Pendidikan Penyelenggara Gizi (SPPG) agar lebih ketat memperhatikan pengolahan makanan.
"Kami berharap SPPG lebih teliti dalam pengolahan makanan dan pemilihan bahan pangan. Hal yang utama adalah keamanan bahan, serta waktu memasak dan distribusi." tegas Ratri.