Bahlil Maafkan Pembuat Meme yang Mengejek Dirinya dan Ingatkan Etika dalam Kritik

Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia
Sumber :
  • https://www.tvonenews.com

Jakarta, VIVA Banyuwangi – Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia menanggapi santai beredarnya meme yang menyinggung dirinya di media sosial.

img_title Minyak Mentah Rusia Segera Masuk RI, Pemerintah Buka Peluang Impor LPG

Ia menegaskan bahwa dirinya telah memaafkan para pembuat meme tersebut dan menilai kritik terhadap kebijakan pemerintah merupakan hal yang wajar dalam kehidupan demokrasi.

Namun demikian, Bahlil mengingatkan bahwa kebebasan berpendapat tidak seharusnya digunakan untuk menyerang pribadi seseorang, apalagi dengan unsur rasisme.

img_title Perkuat Cadangan Energi Nasional, Menteri ESDM Ungkap Temuan Gas Bumi Raksasa

“Saya pikir ya kalau ada yang meme-meme apa, udahlah saya maafkan lah. Nggak apa-apa kok. Sebenarnya kalau kritisi kebijakan itu nggak apa-apa. Tapi kalau sudah pribadi, sudah mengarah ke rasis, itu menurut saya nggak bagus lah,” kata Bahlil kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, dilansir dari tvonenews.com.

Lebih lanjut, Bahlil mengaku tidak mengetahui secara pasti soal pelaporan polisi yang dilakukan oleh Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) dan Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) terhadap akun-akun penyebar meme tersebut.

img_title Didominasi Kasus Perjudian, Kemkomdigi Tangani 4,1 Juta Konten Negatif Selama Dua Tahun Terakhir

“Saya jujur ya, saya nggak tahu (pelaporan ke polisi). Karena sebenarnya kalau saya itu punya kebijakan dikritisi, itu nggak apa-apa. Tapi kita harus juga tahu standar etika demokrasi kita,” ujar Bahlil. Jum'at, 24 Oktober 2025.

Bahlil juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan kebhinekaan, terutama menjelang peringatan Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 2025. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi dan tetap menghormati keberagaman yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia.

“Itulah Indonesia, ada semua suku, dan nama negara kita ini keberagaman. Makanya kita itu Bhinneka Tunggal Ika. Jadi saya menyarankan kepada teman-teman semua, ayo kita rawat kebhinekaan ini untuk kebaikan negara kita,” tutur Bahlil.

Sebelumnya, LBH AMPI melaporkan sekitar 30 akun media sosial ke Bareskrim Polri karena diduga menyebarkan ujaran kebencian dan fitnah terhadap Bahlil Lahadalia.

Laporan tersebut disertai bukti tangkapan layar unggahan yang dianggap menghina. Polisi saat ini masih mempelajari laporan dan bukti yang diajukan oleh pelapor.