7 Contoh Elegan Jawab Pertanyaan 'Kapan Menikah' Saat Lebaran Idul Fitri

ilustrasi menggelar pernikahan
Sumber :
  • https://www.freepik.com/free-photo/gro

Gaya Hidup, VIVA Banyuwangi –Salah satu momen yang seringkali tidak terhindarkan saat silaturahmi Lebaran Idul Fitri adalah pertanyaan seperti, “Kapan menikah?” Bagi yang masih single, jomblo, atau bahkan sedang pacaran tapi belum ada rencana menikah, pertanyaan ini bisa terasa mengganggu.

img_title CV ATS Friendly Untuk Fresh Graduate, Tips Menarik Perhatian HR Dan Lolos Seleksi ATS

Namun, sebenarnya pertanyaan ini seringkali muncul karena rasa peduli dari keluarga atau teman. Menyadur southernweddings.com, berikut beberapa cara elegan untuk merespons pertanyaan tersebut tanpa merasa terbebani. 

1. Ingatlah Bahwa Ini Bentuk Kepedulian 

img_title 8 Rumus Jawaban Interview Kerja Ala HRD Ternama, Dijamin Lolos!

Pertanyaan “Kapan menikah?” biasanya datang dari orang-orang yang benar-benar peduli dengan hidupmu. Mereka ingin melihat kamu bahagia dan mungkin penasaran dengan rencana masa depanmu. Alih-alih merasa tersudut, cobalah melihatnya sebagai bentuk perhatian dan kasih sayang. 

2. Alihkan dengan Cerita Tentang Rencana Masa Depan 

img_title Jajanan Tradisional Kekinian Klepon Cadburry Ala Michele Alex

Kamu bisa menjawab dengan menceritakan hal-hal menyenangkan yang sedang Kamu rencanakan, baik dalam hubungan maupun kehidupan pribadi.

Misalnya, “Kami sedang menikmati proses saling mengenal dan merencanakan liburan bersama tahun depan.” Atau “Saya sedang focus meniti karier”. Jawaban ini menunjukkan bahwa kamu fokus pada kebahagiaan saat ini, bukan hanya pada pernikahan. 

3. Jawab dengan Jujur dan Tenang 

Jika kamu belum memiliki rencana menikah, tidak masalah untuk menjawab dengan jujur. Misalnya, “Saya belum tahu kapan, dan saya baik-baik saja dengan itu karena saat ini saya menikmati hidup apa adanya.”

Jawaban ini menunjukkan bahwa kamu merasa nyaman dengan keadaanmu sekarang. 

4. Tekankan Pentingnya Membangun Hubungan yang Berkualitas 

Kamu bisa menjelaskan bahwa bagimu, hubungan yang sehat dan bahagia lebih penting daripada sekadar merayakan hari pernikahan.

Misalnya, “Saya lebih fokus membangun hubungan yang kuat dan bermakna. Pernikahan adalah salah satu langkah, tapi bukan satu-satunya tujuan.” 

5. Arahkan Pertanyaan ke Pasangan (Jika Ada) 

Jika kamu sedang dalam hubungan, kamu bisa menjawab dengan santai, “Coba tanya dia saja,” sambil tersenyum. Ini bisa menjadi jawaban yang ringan dan menghibur, sekaligus mengalihkan fokus dari dirimu. 

6. Mintalah dengan Sopan untuk Tidak Membahas Topik Tersebut 

Jika pertanyaan ini membuat kamu tidak nyaman, tidak ada salahnya untuk meminta dengan sopan agar topik tersebut tidak dibahas.

Halaman Selanjutnya
img_title