Sekoteng, Pelepas Lelah dan Dahaga Setelah Seharian Berpuasa

Minuman Sekoteng, Minuman Hangat Menyehatkan Untuk Berbuka Puasa
Sumber :
  • https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/3/31/Sekoteng_ginger_drink.JPG

Gaya Hidup, VIVA Banyuwangi – Bagi banyak orang, sekoteng bukan hanya soal rasa. Minuman ini sering kali membawa kenangan masa lalu, seperti suasana malam di pinggir jalan dengan gerobak penjual sekoteng yang sederhana. Denting sendok, uap hangat dari panci, serta aroma jahe yang khas menjadi bagian dari pengalaman kuliner yang sulit dilupakan.

img_title 8 Rumus Jawaban Interview Kerja Ala HRD Ternama, Dijamin Lolos!

Di bulan Ramadan, sekoteng hadir dengan makna yang lebih dalam. Setelah tubuh beradaptasi dengan puasa sepanjang hari, minuman hangat seperti sekoteng membantu mengembalikan kenyamanan pada sistem pencernaan. Jahe yang menjadi bahan utama juga dikenal memiliki efek menghangatkan tubuh dan membantu melancarkan peredaran darah.

Resep Wedang Sekoteng untuk Berbuka Puasa

img_title Jajanan Tradisional Kekinian Klepon Cadburry Ala Michele Alex

Anda bisa membuat sekoteng sendiri di rumah dengan bahan yang mudah ditemukan. Berikut resep praktisnya.

Bahan-bahan

img_title Menu MBG Dengan Tamagoyaki Jepang Ala Chef Devina Sehat dan Enak

1.       1 liter air

  1. 2 ruas jahe, memarkan
  2. 2 lembar daun pandan, simpulkan
  3. 100 gram gula merah, serut
  4. 2 sendok makan gula pasir (sesuai selera)
  5. Sejumput garam

Bahan pelengkap:

1.       50 gram kacang tanah, rebus dan kupas

  1. 2 lembar roti tawar, potong dadu
  2. 50 gram mutiara (sagu), rebus hingga matang
  3. Kolang-kaling secukupnya (opsional)

Cara Membuat

  1. Rebus air bersama jahe dan daun pandan hingga mendidih dan harum.
  2. Masukkan gula merah, gula pasir, dan sedikit garam. Aduk hingga larut sempurna.
  3. Koreksi rasa, sesuaikan tingkat manis sesuai selera.
  4. Siapkan mangkuk saji, masukkan kacang tanah, roti tawar, mutiara, dan kolang-kaling.
  5. Tuang kuah jahe panas ke dalam mangkuk.
  6. Sajikan selagi hangat untuk sensasi terbaik saat berbuka.

Sekoteng adalah bukti bahwa minuman tradisional tetap relevan di tengah modernitas. Dengan bahan sederhana dan proses yang mudah, minuman ini mampu menghadirkan kehangatan yang tidak hanya dirasakan oleh tubuh, tetapi juga oleh hati.

Di bulan Ramadan yang penuh berkah, segelas sekoteng hangat bisa menjadi momen kecil yang berarti. Ia bukan hanya pelepas dahaga, tetapi juga pengingat akan pentingnya kebersamaan, kesederhanaan, dan rasa syukur.