Demokrat: Program Pemkab Banyuwangi Hanya Untuk Mendapatkan Untung

Michael Edy Hariyanto, Ketua Partai Demokrat Banyuwangi
Sumber :
  • Istimewa/ VIVA Banyuwangi

Banyuwangi, VIVA Banyuwangi – Baru saja diajukan ke DPRD Banyuwangi, berkas dokumen Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) 2024 mendapatkan tanggapan keras dari Wakil Ketua Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) Banyuwangi, Michael Edy Hariyanto.

img_title Pembahasan KUA-PPAS 2027, DPRD Soroti Penyertaan Modal Rp9,8 Miliar, RSUD Jadi Usulan Investasi

Politisi Partai Demokrat tersebut menilai, sebagian besar program pemerintah hanya berorentasi pada keuntungan.

Pernyataan keras tersebut disampaikan Ketua Partai Demokrat Banyuwangi saat dihubungi secara eksklusif Banyuwangi.viva.co.id.

img_title Pertanggungjawaban APBD 2025 Disetujui DPRD, Pemkot Probolinggo Rencanakan CCTV 300 Titik dan Internet Publik dari Silpa

Michael menilai, sebagian besar dalam dokumen KUA dan PPAS hanyalah copy paste (menyalin) dari program-program tahun sebelumnya.

"Tidak ada inovasi. Hanya ada perubahan pada angka-angka saja. Tapi secara program sama saja. Tidak ada hal baru," ujar Michael.

img_title Komisi I DPRD Kawal Perwali Bantuan Hukum, Bahas Pula Solusi bagi Imam Muddin

Malahan, Michael menilai sebagian besar program tersebut tidak pernah menyentuh sektor bagian yang paling membutuhkan dan hanya bagian permukaan saja.

"Menurut saya, banyak program dari Pemkab Banyuwangi yang dikhususkan pada memperoleh keuntungan dan bukan aspek sosial kesejahteraan masyarakat," tutur Wakil Ketua DPRD Banyuwangi tersebut.

Michael sempat mengulik lebih dalam terkait program di Dinas Perdagangan terkait perhatiannya pada pelaku Usaha Menengah Kecil Mikro ( UMKM) namun jawaban yang disampaikan justru normatif setiap tahunnya.

"Tahu tidak kebutuhan UMKM? Saya kasih tahu ya. UMKM semua karena Covid-19 ini bangkrut. Butuh dana. Butuh peralatan. Apakah sudah dipersiapkan itu pendanaan dan peralatan? Jawabnya pasti normatif, iya pak nanti kita evaluasi," tambah Michael.

Di kesempatan yang berbeda, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengaku pertumbuhan ekonomi meningkat hingga kemiskinan berhasil ditekan.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestandani

Photo :
  • Dovalent Vandeva Derico/ VIVA Banyuwangi

"Tetapi bagi kami itu belum final. Kami harus terus memutar otak agar kemiskinan bisa kita turunkan lagi. Pertumbuhan ekonomi bisa kita tingkatkan lagi," ujar Bupati Ipuk Fiestiandani di DPRD Banyuwangi, Selasa 15 Agustus 2023.

Ipuk menegaskan, sudah menjadi tesis, UMKM yang menjadi sektor ekonomi yang bisa menguatkan pertumbuhan ekonomi di Banyuwangi.

"Maka kita akan kita kuatkan lagi agar ekonomi berbasis rakyat ini bisa semakin lebih kuat," tegas Ipuk saat dihubungi Banyuwangi.viva.co.id.

Dalam kesempatan yang sama, Ipuk menampik tudingan bahwa segala program tidak berpihak pada rakyat hingga tidak terjadi pemerataan.