Solusi Bagi Mahasiswa Lulusan Baru, Airlangga Hartanto Usulkan Program Magang Bergaji 6 Bulan

Airlangga Hartanto Mengusulkan Program Magang Berbayar 6 Bulan
Sumber :
  • www.antaranews.com

Jakarta, VIVA Banyuwangi – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto mengusulkan adanya program magang bergaji selama enam bulan khusus untuk mahasiswa lulusan baru. Program ini diharapkan menjadi solusi bagi para fresh graduate yang belum langsung mendapatkan pekerjaan, sekaligus membantu dunia industri memperoleh tenaga kerja muda yang kompeten.

img_title UMKM Probolinggo Tumbuh 14,65 Persen, Serap 149.711 Tenaga Kerja

Usulan tersebut disampaikan Airlangga usai menghadiri diskusi bersama Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia di Jakarta. Menurut Airlangga, dunia usaha perlu memberi ruang transisi bagi lulusan baru untuk beradaptasi dengan kebutuhan industri.

“Saya minta nanti Kadin bisa mengorganisasikan bahwa mereka nanti diberikan (kesempatan magang). Kalau mereka yang tidak diterima (kerja) langsung, itu bisa magang dulu,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartanto.

img_title Prabowo Gelar Ratas di Hambalang Bahas Soal Buruh, Pendidikan hingga Pertahanan

Dalam usulan tersebut, Airlangga menekankan bahwa peserta magang tidak boleh bekerja tanpa bayaran. Walaupun tidak setara dengan gaji penuh pegawai tetap, ia menegaskan bahwa mahasiswa lulusan baru tetap harus menerima kompensasi finansial.

“Kalau magang itu harus dibayar. Tapi kalau bukan full salary is okay, tetapi tetap dibayar. Jadi itu patriotisme yang kita butuhkan untuk menyerap (tenaga kerja), dan mereka mendapatkan pengalaman,” jelas Airlangga Hartanto, sebagaimana dilansir dari antaranews.com.

img_title Peringati Hari Buruh, Presiden Prabowo Canangkan 4 Kebijakan Baru untuk Tenaga Kerja

Airlangga menambahkan, jika dunia usaha setuju, pemerintah akan segera melaporkan dan mengajukan program magang berbayar ini kepada Presiden RI Prabowo Subianto untuk ditindaklanjuti lebih lanjut.

Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie, menyambut positif gagasan tersebut. Menurutnya, industri saat ini memang membutuhkan regenerasi tenaga kerja. Kehadiran lulusan baru akan memperkuat produktivitas sekaligus mendukung proses pembelajaran di perusahaan.

"Karena bagaimanapun juga regenerasi daripada tenaga kerja itu juga penting sehingga semuanya bisa naik kelas. Jadi ketika kita bicara naik kelas, bukan saja naik kelas secara ekonomi, tapi naik kelas secara skill-nya. Yang muda mulai bekerja, yang sudah senior bisa menjadi, istilahnya, manajer dan lain-lain," ujar Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie. Kamis, 4 September 2025.

Anindya juga menegaskan bahwa skema magang berbayar harus disusun dengan baik agar saling menguntungkan. Ia akan mencoba membincarakan lebih lanjut dengan para pelaku usaha.

Halaman Selanjutnya
img_title