Pemkab Mimika Terapkan Program SSH di Kokonao, Kerja Sama dengan Unipa Manokwari

Pemkab Mimika dan Universitas Papua Terapkan Program SSH di Kokonao
Sumber :
  • www.antaranews.com

Timika, VIVA Banyuwangi – Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Mimika menyiapkan dua sekolah di Kokonao, Distrik Mimika Barat, untuk menjadi pilot project penerapan program Sekolah Sepanjang Hari (SSH). Program inovatif ini akan diluncurkan pada Oktober 2025 melalui kerja sama dengan Universitas Papua (Unipa) Manokwari.

img_title Gandeng Kampus, BGN: MBG Laboratorium Hidup untuk Riset dan Kajian

Bupati Mimika, Johannes Rettob, di Timika menyampaikan bahwa dua sekolah yang akan menjalankan SSH adalah SD YPPK Kokonao dan SD Negeri Kokonao.

“Biaya penyelenggaraan SSH pada dua sekolah ini ditanggung seluruhnya oleh Pemprov Papua Tengah. Pekan ini kami akan menandatangani nota kesepahaman dengan Unipa untuk pelaksanaan program SSH di Kokona,” Kata Bupati Mimika, Johannes Rettob, sebagaimana dilansir dari antaranews.com.

img_title Dukung Pangan Lokal, Kemenko Pangan Rancang Aturan Rantai Pasok Bahan Baku Program MBG

Menurut Rettob, SSH memiliki perbedaan mendasar dengan sistem sekolah berpola asrama. Dalam program ini, siswa tetap tinggal bersama orang tua di rumah, namun sekolah menyediakan tiga kali makan lengkap berupa sarapan pagi makan siang, dan makan sore.

Kegiatan belajar akan dimulai sejak pukul 07.00 WIT hingga 13.00 WIT, kemudian dilanjutkan dengan istirahat makan siang. Setelah itu, siswa mengikuti ekstrakurikuler dan tambahan pembelajaran hingga sore, sekitar pukul 17.00 WIT.

img_title BGN Hentikan Sementara 1.780 SPPG Tidak Miliki IPAL hingga Belum Daftar SLHS

Ia menyatakan jika model pembelajaran SSH ini cocok diterapkan di wilayah pesisir maupun pegunungan Mimika. Tidak semua keluarga mampu menyiapkan makanan bergizi untuk anak-anak yang sedang tumbuh.

Dengan SSH, sekolah sudah menyiapkan semua kebutuhan makan siswa, mulai sarapan, makan siang hingga makan sore.

Program SSH sekaligus diharapkan dapat menggantikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), karena semua kebutuhan nutrisi siswa sudah terpenuhi di sekolah.

Rettob optimistis, keberadaan SSH akan memberi dampak positif, termasuk menurunkan angka putus sekolah di Kabupaten Mimika.

"Dengan adanya program SSH ini maka sekolah tidak perlu lagi mendapatkan program MBG (makan bergizi gratis) karena semuanya sudah disiapkan di sekolah mulai dari sarapan pagi, makan siang bahkan sampai makan sore. Kami berharap program ini juga bisa menurunkan angka putus sekolah di Mimika," jelas Bupati Mimika.

Selain menyiapkan makanan bergizi, program SSH juga membantu anak-anak agar tetap semangat belajar dan beraktivitas di sekolah. Harapannya, tidak ada lagi anak-anak yang berhenti sekolah karena kendala gizi dan keterbatasan fasilitas.

Halaman Selanjutnya
img_title