Operasi Katarak Warga Desa Bajulmati Gagal, Rumah Sakit Yasmin Angkat Bicara

Manager Marketing Rumah Sakit Yasmin, Agus Riyanto
Sumber :
  • Anton Heri Laksana/ VIVA Banyuwangi

Banyuwangi, VIVA Banyuwangi –Kegagalan operasi katarak yang dialami warga Desa Bajulmati, mendapatkan tanggapan dari pihak Rumah Sakit Yasmin, Kota Banyuwangi. Pihak rumah sakit mengaku telah memberikan penjelasan secara detai pada keluarga pasien sebelum dan sesudah operasi tersebut dilakukan.

Cegah Gangguan Keamanan, Petugas Gabungan Kawal Malam Takbiran di Pasar Bajulmati

“Sudah dijelaskan dengan sangat detail pada keluarga dan pasien. Operasi untuk mata, itu bukan dibius total. Biusnya hanya tetes, jadi akan terasa. Jadi memang semuanya seperti itu,” ujar Manager Medis Rumah Sakit Yasmin, dr Handri Irawan.

Tindakan bius total baru akan diberlakukan pada pasien yang mengalami trauma berat layaknya korban kecelakaan.

Warga Miskin di Plampangrejo Banyuwangi Meratap, BLT Enam Bulan Tak Kunjung Cair

“Untuk katarak ya memang bius lokal dan sudah dijelaskan. SOP (Standart Operation Prosedur) memang demikian untuk operasi katarak,” tutur dr Handri Irawan.

Penjelasan Sudah Diberikan Pada Pasien dan Keluarga

Sebelum pelaksanaan operasi, pihak rumah sakit Yasmin meminta persetujuan pihak keluarga terlebih dahulu.

Dana BLT Desa Plampangrejo 6 Bulan Tak Disalurkan, Bendahara Akui Desa Alami Defisit

Dengan penandatangan surat persetujuan tersebut, berarti segala hal terkait pelaksanaan operasi katarak telah disampaikan dan dipahami.

Halaman Selanjutnya
img_title